Selamat Datang ,Dan Selamat Membaca, Enjoyy :)

Sunday, 25 April 2010

Gebrakan Muslim Mampu Rubah Gurun Jadi Kota Tanpa Karbon!


DUBAI (Suara Media News) – Di Abu Dhabi, terdapat sebuah wilayah yang begitu kosongnya dan hanya dipenuhi gurun dan angin lalu. Namun diperkirakan 10 tahun dari sekarang, jika semua terlaksana seperti yang direncanakan, kota sebesar enam kilometer per segi dipenuhi perumahan dengan 50.000 penduduk, 1.500 pengusaha, dan 40.000 pekerja akan memenuhi wilayah di Uni Emirat Arab tersebut – dan satu-satunya yang akan menjadi kota bebas karbon.

Proyek tersebut dinamakan Kota Masdar, berada di samping Bandara Abu Dhabi, dijalankan tanpa bensin atau minyak, sehingga akan mengurangi emisi yang ditimbulkan rumah kaca. Proyek tersebut merupakan proyek utama Uni Emirat Arab saat ini untuk mengurangi penggunaan minyak, dan diharapkan kedepannya semua kota akan menggunakan sistem tersebut.

Dalam sebuah contoh desain animasi terlihat jalanan yang diapit gedung-gedung megah dan perumahan. Meski terkesan modern, bangunan-bangunan tersebut tidak meninggalkan citra Timur Tengah yang mempesona.

Sebuah universitas ilmu pengetahuan dan teknologi, Masdar Institute of Science and Technology, juga direncanakan akan dibangun di wilayah tersebut.

Kota tersebut juga memiliki beberapa tujuan, diantaranya menjadi kota pertama yang bebas emisi dan karbon. Hal tersebut akan mengurangi kebutuhan masyarakat akan pendingin ruangan (AC).

Untuk menjalankan kota tersebut, panel-panel pembangkit listrik tenaga surya dan kincir sebagai pembangkit listrik tenaga angin akan memenuhi kebutuhan seluruh kota Masdar.

Tujuan lainnya adalah larangan kendaraan dalam kota tersebut, serta menggalakkan gerakan jalan kaki. Namun kendaraan elektrik bernama Personal Rapid Transit (PRT) juga tengah dikembangkan guna memenuhi kebutuhan manusia akan transportasi.

“PRT dapat menggantikan mobil anda,” kata Scott McGuigan dari firma CH2M Hill yang bertanggung jawab terhadap perkembangan kota Masdar.

“PRT merupakan kendaraan untuk enam penumpang yang tentu saja menggunakan tenaga baterai,” terangnya.

Kendaraan canggih tersebut menggunakan sistem seperti kereta, menggunakan rel yang menjangkau seluruh kota dengan sekitar 1.500 stasiun.

Untuk sistem perairan, kota tersebut direncanakan akan mendaur ulang sekitar 80 persen pemakaian air.

“Meski memerlukan waktu untuk memikirkannya, namun rencana ini akan berhasil,” kata Peter Sharratt dari firma asal Inggris, WSP.

Ide tersebut disebut pemulihan irigasi, dimana air yang telah digunakan akan diolah kembali dengan menggunakan bantuan tanaman sebagai media daur ulang.

Tujuan yang tidak kalah briliannya adalah dengan mengubah pembuangan kota menjadi energi.

Meski tidak dapat dirubah sepenuhnya menjadi energi, pembuangan kota dapat menjadi salah satu sumber tenaga listrik. Kota tersebut juga akan mengurangi penggunaan plastik dan lebih mengutamakan materi berbahan alami.

Diperkirakan menghabiskan dana hingga $ 22 milliar, Kota tersebut merupakan inisiatif yang diajukan oleh Perusahaan Listrik Masa Depan Abu Dhabi (ADFEC).

Saturday, 24 April 2010

Tiga Besar Menguasai Penerbangan Nasional


Jakarta - Awal tahun 2010, tiga maskapai penerbangan nasional menguasai pasar angkutan udara domestik di Indonesia yaitu Lion Air, PT Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air.

Menurut Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) lewat Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, Tri S Sunoko mengatakan, jumlah penumpang domestik hingga akhir Februari 2010 sebanyak 6,637 juta penumpang.
Lion mengantongi pangsa pasar terbanyak dengan jumlah penumpang 2,7 juta penumpang atau 41,9 persen. Selanjutnya diikuti Garuda yang menerbangkan penumpang sebanyak 1,27 juta atau 19,1 persen. Posisi ketiga ditempati Sriwijaya yang memiliki pangsa pasar 15,9 persen dengan jumlah penumpang 1,06 juta. (SS)

Kizashi Mulai Menembus Pasar Jerman Bulan Oktober Mendatang

Setelah dipasarkan di negara asalnya Jepang dan menembus pasar Amerika, kini saatnya Kizashi mendatangi pasar Jerman pada musim gugur tahun ini, tepatnya di bulan Oktober mendatang.

Seperti dilansir Autoevolution, Rabu (21/4/2010) pabrikan Jepang berlogo S tersebut sudah mengumumkan kepastian hadirnya Suzuki Kizashi tersebut, yang direncanakan bakal berada di diler-diler Jerman mulai bulan OKtober tahun 2010 ini.


Di Jerman sana, lawan-lawan Kizashi bukanlah model-model kacangan, coba saja bandingkan dengan Volkswagen Passat, Opel Insignia, Citroen C5 atau bahkan Toyota Avensis. Namun tidak seperti para pesaing utamanya tersebut, Kizashi tidak akan ditawarkan dengan versi mesin diesel.

Saat peluncurannya nanti, hanya ditawarkan mesin bensin 2.4 liter, 4 silinder, yang mampu menghasilkan tenaga mencapai 178 hp dan torsi 230 nm. Padanan tersebut bakal didukung transmisi manual 6 speed, serta CVT otomatis sebagai fitur optional.

Kizashi bakal menawarkan sebuah sedan sporty yang tetap mengusung kenyamanan ala Eropa, yang sudah diuji dijalan raya Nurburgring Jerman, serta jalan-jalan pedesaan di dataran Inggris.

Rencana kedepannya, Suzuki malah berencana untuk menghadirkan Kizashi versi hybrid terlebih dahulu di pasar Jerman, sedangkan untuk varian mesin dieselnya akan menyusul kemudian dengan bantuan kemitraan Suzuki-Volkswagen.

Sementara untuk harganya, pihak Suzuki belum mau sesumbar, dan mengatakan banderolnya akan diumumkan nanti pada saat mendekati waktu peluncurannya. Di Amerika, model termurah Suzuki Kizashi S dibanderol US$ 18.999 tanpa pajak.

Pemerintah Jepang Tengah Siapkan Fasilitas Untuk Mobil Hybrid

Pemerintah Jepang memasang target yang cukup ambisius. Di tahun 2020 nanti, mobil baru yang beredar setengahnya harus mobil hybrid dan listrik.

Ini merupakan keinginan yang cukup fantastis, karena semua orang tahu, sangat sulit untuk mencapai pangsa pasar 50 persen untuk mobil hybrid dan listrik dalam waktu singkat, kecuali pemerintah mau menghabiskan uang mereka untuk memberikan berbagai macam insentif.


Bahkan, seperti dilansir Autoblog, Rabu (21/4/2010) banyak pakar industri mengatakan, bahkan untuk mencapai pangsa pasar 20 persen saja dianggap sangat sulit. Sehingga mereka pun mempertanyakan rencana yang dianggap konyol tersebut.

Namun Japan Ministry of Economy, Trade and Industry (METI) merasa yakin, bahwa kebijakan ini akan terlaksana, dimulai dengan kucuran dana US$ 135,3 juta untuk mendirikan stasiun pengisian listrik di seluruh negeri untuk tahun ini saja.

Lebih lanjut tentang jaringan stasiun pengisian listrik, mereka pun akan mendorong para produsen domestik untuk mengejar produksi mobil-mobil hybrid dan listrik, serta dengan giat mempromosikan teknologinya secara nasional.

Dan coba tebak produsen domestik mana yang bakal sumringah mendengar rencana ini? Ya, Toyota! Pabrikan penghasil hybrid terbesar di dunia ini akan menuai banyak keuntungan, bahkan bisa meraup setengah dari pangsa pasar ketika rencana ini sudah dijalankan.

Friday, 23 April 2010

Honda Mempensiunkan Civic Tipe R

Pabrikan mobil asal Jepang, Honda akan segera memensiunkan mobil sporty mereka Honda Civic Type R mulai musim panas atau sekitar bulan Agustus 2010.

Seperti dikutip dari sebuah media Jepang, Japan Today Senin (19/4/2010), Honda mengambil langkah tersebut untuk menghindari produksi mobil sport dengan efisiensi bahan bakar rendah.


Aturan emisi rendah juga akan menyulitkan pembuatan mobil sport ini di masa depan.

Tidak hanya pasar Jepang saja yang akan akan say goodbye untuk mobil legendaris ini, tapi tipe Rs yang ada pasar Inggris pun kabarnya juga akan menjadi Type R terakhir mereka.

Di Malaysia pun seperti dikutip Bernama, Honda akan menghentikan produksi Civic Type R.

Type R sendiri adalah model varian Honda yang menjadi simbol sportivitas mobil-mobil massal Honda dan telah memiliki banyak fans. Selain Type R, Honda pun memiliki model Integra dan NSX.

Civic Type R pertama kali dirilis pada tahun 1997 silam dan hanya butuh waktu sebentar untuk menarik minat konsumen dan menjadi populer serta dikenal sebagai mobil berperforma tinggi.