Banyak yang bertanya, Apakah
prosesor Haswell paling murah saat ini? Jawabannya adalah Core i5 4430.
Lalu bagaimana performanya jika disandingkan dengan Haswell seri
tertinggi saat ini? Akankah mampu bersaing? Ataukah prosesor ini
hanyalah sekedar sebuah prosesor murah yang tak bertenaga? Pertanyaan
inilah yang kami coba jawab melalui review berikut ini. Jika Anda
penasaran dengan jawabannya, silahkan simak review prosesor Core i5 4430
berikut ini!
Core i5-4430 merupakan prosesor termurah dari keluarga Haswell saat
pertama kali prosesor dari keluarga tersebut dirilis. Prosesor tersebut
menggunakan soket LGA1150, sama seperti prosesor dari keluarga Haswell
yang lain. Oleh karena itu, prosesor tersebut akan membutuhkan
penggunaan motherboard baru, yang tentunya menggunakan soket LGA1150 dan
chipset seri 8 dari Intel.
Bila Anda masih belum mendapatkan informasi terkait detail dari
arsitektur Haswell dan platform yang menyertainya, kami menyarankan Anda
untuk terlebih dahulu membaca artikel
Teknologi Terbaru di Balik Intel Haswell.
Sebelum melanjutkan ke bagian pengujian, mari kita sedikit mengulas
spesifikasi prosesor ini. Prosesor Core i5-4430 mengusung empat core
tanpa fitur Hyper Threading. Keempat core tersebut berjalan pada
kecepatan standar 3.0 GHz dan bisa meningkat hingga 3.2 GHz ketika Turbo
Boost aktif. Prosesor Core i5-4430 ini juga dilengkapi dengan pengolah
grafis terintegrasi Intel HD Graphics 4600 dan memiliki TDP 84 Watt.
Berikut ini detail spesifikasi dari prosesor Core i5-4430.
CPU-Z Screenshot
Intel Core i5-4430 “Haswell”

Sebelum melanjutkan kepada bagian pengujian, ada baiknya kita
mencermati “peserta” lainnya yang hadir sebagai pembanding pada test
ini. Silahkan simak tabel dibawah ini.

(silahkan klik untuk perbesar)
Peserta pertama tentunya adalah prosesor Core i7 4470K yang telah kami review terlebih dahulu.
prosesor ini melambangkan lini paling atas dari generasi ke 4 prosesor
Intel. Selain itu hadir pula “mantan” jawara kelas atas dari generasi 3,
yaitu Core i7 3770K. Prosesor ini merupakan salah satu prosesor
generasi ke 3 yang paling popular dipasaran.
Jika dari segi harga kedua prosesor tersebut berbeda jauh dengan
subjek review kita kali ini, maka kami pun mencoba mencari sebuah
prosesor pembanding yang memiliki kisaran harga kurang lebih sama.
Pembanding ini kami temukan dalam bentuk prosesor AMD FX-8350. Walaupun
secara spesifikasi terdapat jarak yang cukup jauh (4 thread vs 8 thread,
3.2 GHz vs 4.2 GHz) kami merasa cukup adil membandingkan keduanya
mengingatkan kisaran harganya yang kurang lebih sama.
Tanpa banyak menunda, mari kita melanjutkan ke bagian pengujian.
Platform Pengujian
- Prosesor: Core i7 4770K “Haswell”, Core i7 3770K ” Ivy Bridge”, Core i5 4430 “Haswell”, AMD FX-8350 “Vishera”
- Motherboard: Intel DZ77BH-55K, Intel DZ87KLT75K, ASUS Crosshair V Formula-Z
- Graphic Card: NVIDIA GTX 680

- Memory: 2 keping KHX1600C9D3K4/16GX (8GB)

- Hard Drive: Kingston HyperX SSD 120 GB

- Power Supply: Corsair Professional Series™ Gold AX850 — 80 PLUS® Gold Certified Fully-Modular Power Supply

- Cooling : Corsair Watercooling H80

- Monitor: LCD Monitor 21.5″ dengan resolusi 1920×1080
- Input: Genius (keyboard dan mouse)
- OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1
Hasil Pengujian
Blender 2.49b

Blender merupakan aplikasi “open source” untuk 3D-modelling. Kami
menguji kinerja prosesor dalam merender objek 3D di aplikasi ini. Hasil
pengujian disajikan dalam satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang
dibutuhkan, semakin baik.

Perbedaan performa antara Core i5 4430 dengan prosesor lain yang kami
jadikan pembanding ternyata lumayan besar. Ketika disandingkan dengan
sesama Haswell yaitu 4470K terlihat perbedaan 20% diantara keduanya.
Jika dibandingkan dengan Core i7 generasi sebelumnya, perbedaaan itu
menjadi menipis menjadi sekitar 12%.
Yang menarik adalah ketika kami membandingkan hasil benchmark dari
FX-8350. Secara mengejutkan Core i5 4430 mampu mengungguli pesaingnya
dengan jarak yang cukup berarti. Terlihat jarak kurang lebih 13%
diantara keduanya.
Cinebench R11.5

Cinebench merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kinerja
hardware dalam merender sebuah scene 3D. Hasil pengujian disajikan dalam
bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik.

Kinerja single thread dari benchmark diatas memperlihatkan bahwa 4430
memang masih tertinggal jika diadu dengan dua prosesor Intel lainnya.
Prosesor ini tertinggal dari 4770K sebesar 22% dan dengan 3770K sebesar
14%, sebuah margin yang cukup jauh.

Hasil yang sudah terlihat pad pengujian single thread semakin
terlihat jelas pada pengujian yang menggunakan multiple thread.
Perbedaan clock dan jumlah thread membuat Core i5 4430 menjadi juru
kunci pada pengujian ini. Prosesor ini tertinggal cukup jauh jika
dibandingkan dengan “teman-teman”nya yang telah memiliki 8 thread. Jika
dibandingkan dengan Core i7 4770K, 3770K dan AMD FX-8350, dia tertinggal
sebesar 37%, 30% dan 25%.
Excel 2010 – Montecarlo

Anda tentu tidak asing dengan aplikasi spreadsheet buatan Microsoft
ini. Kami menguji kinerja prosesor dalam menjalankan “Monte Carlo
Simulation Table” di aplikasi ini. Hasil pengujian disajikan dalam
satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Pada benchmark yang sangat mengandalkan clock tinggi dan jumlah
thread yang banyak, sekali lagi tertinggal bahwa Core i5 4430 jauh
tertinggal. Terlihat bahwa prosesor ini tertinggal 35-28% dari
pembanding lainnya.
7-Zip 9.20

7Zip merupakan aplikasi kompresi file ke format 7z. Aplikasi ini
mampu menggunakan multiple core sehingga menjadi aplikasi yang cocok
untuk mengukur kinerja dari core per core dari prosesor. Hasil pengujian
disajikan dalam satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan,
semakin baik.

Walau terdapat perbedaan clock yang antara satu sama lain, terlihat
Core i3 4430 tidak tertinggal begitu jauh dari pesaing terdekatnya.

Pada pengujian menggunakan dua thread terlihat bahwa efisiensi dari
prosesor ini ternyata lebih baik dari pesaingnya. Walau memiliki clock
yang lebih tinggi tetapi FX-8350 tertinggal dari Core i5 4430 sebesar
kurang lebih 10%.

Hasil pengujian pada empat thread seakan membenarkan hasil yang kami
dapatkan pada pengujian dua thread. Pada aplikasi multi threading
terlihat prosesor ini semakin efisien. Ini terbukti dengan kemampuannya
yang mampu mengalahkan kompetitornya yang memiliki clock lebih tinggi.
MediaEspresso 6.5

MediaEspresso 6.0 merupakan versi terbaru dari aplikasi transcoding
video. Aplikasi ini mampu mengubah sebuah format video ke format video
lainnya, seperti video format Blackberry, Apple iPhone, dan lain-lain.
Salah satu kelebihan aplikasi ini adalah dukungan terhadap feature AMD
(ATI) Stream, NVIDIA CUDA, dan di versi terbaru aplikasi ini mendukung
Intel Quick Sync. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu. Semakin
sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Dengan clock yang hanya 3.2 GHz pada kondisi turbo, Core i5 4430 harus puas menempati posisi buncit pada pengujian ini.

Berbeda dengan pengujian sebelumnuya, kali ini Core i5 4430 mampu
menempati posisi ke 3 dengan perbedaan 12% dari pesaing terdekat. Walau
mengusung clock yang lebih rendah, ternyata arsitektur Haswell terbukti
lebih efisien dibandingkan kompetitornya.
Handbrake

Handbrake merupakan salah satu software transcoding gratis yang cukup
popular. Program ini mampu memanfaatkan multiple thread dan sangat
“senang” dengan clock prosesor yang tinggi. Ini membuatnya program yang
ideal untuk menguji “kekuatan” sebuah prosesor.

Jika berbicara
raw power, sepertinya Core i3 4430 harus
mengangkat bendera putih terhadap pembanding lainnya. Dengan sesama
Haswell dia tertinggal dengan jarak 40%, sedangkan dengan Ivy Bridge
prosesor ini tertinggal 25% dan dengan AMD FX-8350 dia harus mengakui
keunggulan pesaingnya dengan jarak 23%.
iTunes 11.4

Siapa yang tak kenal software satu ini? Walau diperuntukan bagi
mereka yang menggunakan produk Apple, bukan berarti pengguna lainnya tak
dapat memanfaatkannya. Software yang satu ini memang merupakan salah
satu pilihan popular dalam hal manajemen file music. Tampilannya yang
interaktif membuatnya menjadi pilihan banyak pengguna.
Salah satu operasi yang sering dilakukan oleh iTunes adalah merubah
dari satu format lagu ke format lainnya. Dalam operasi yang biasa
disebut encoding ini memanfaatkan kinerja single thread dari prosesor.
Inilah yang membuat software ini menjadi salah satu acuan kinerja
prosesor single thread dalam kondisi nyata.

Clock adalah factor utama yang membuat Core i5 4430 tertinggal dari
Core i7 4770K. Perbedaan sebesar 700 MHz pada kondisi Turbo ini
menyebabkan 4430 tertinggal sebesar 26%. Jika dibandingkan dengan 3770K
yang mengusung Ivy Bridge perbedaan ini menipis menjadi “hanya
tertinggal 20%.
Photoshop CS 6

Photoshop CS6 merupakan aplikasi manipulasi gambar versi terbaru dari Adobe. Kami masih menguji menggunakan Action bernama
Photoshop Speed Test
yang telah sedikit kami modifikasi untuk lebih mencerminkan
operasi-operasi yang biasa dilakukan apabila bekerja dengan Photoshop.

Bukan kejutan kalau sekali lagi Core i5 4430 tertinggal dari 4470K
dan 3770K. Yang mengejutkan adalah prosesor ini mampu “menaklukkan” AMD
FX-8350 dalam benchmark ini. Walau hanya menang dengan perbedaan 6%,
tetapi mengingat bahwa perbedaan clock dan thread yang cukup jauh,
membuatnya tetap mengejutkan.
PCMARK 7

Satu-satunya benchmark sintetik yang mengukur kemampuan sistem
berdasarkan skenario sehari-hari seperti browsing, memutar video,
memanipulasi video dan kegiatan multimedia lainnya.

Pengujian menggunakan benchmark ini kembali menempatkan Core i5 4430
pada posisi ke 3 dengan 5061 points. Dia tertinggal dibelakang 4770K
sebesar 14% dan 3770K sebesar 9%.
Pengujian Game
Tak lengkap jika kami tak menguji prosesor ini dalam berbagai game yang popular dipasaran.
Pada semua pengujian game ini, kami menggunakan sebuah graphic card
discrete, yaitu NVIDIA GTX 680. Tujuan penggunaan VGA terpisah ini agar
variable dari GPU tetap konstan sehingga semua perbedaan kinerja pada
tiap game hanya dipengaruhi oleh kinerja prosesor saja.
Battlefield 3

Seri ke 3 dari franchise Battlefield ini menyajikan sesuatu yang baru
dibandingkan pendahulu. Memotori oleh engine Frostbite 2.0 membuat
tampilan game ini makin cantik dan realistic. Tentunya untuk mendapatkan
hasil tersebut dibutuhkan kinerja sistem yang cukup bertenaga.

Mengusung clock yang dibawah pembanding lainnya tak membuat Core i5
4430 tertinggal. Dengan mengusung clock “hanya” 3.2 GHz, dia mampu
menempati tempat ketiga dengan perbedaan kurang dari 1 FPS terhadap
posisi pertama.
Bioshock Infinite

Banyak disanjung sebagai salah satu game terbaik tahun ini, Bioshock
Infinite merupakan sebuah FPS yang berlatar belakang dunia di awan
bernama Colombia dengan tujuan menyelamatkan seorang wanita
bernama Elizabeth, Anda akan dibawa melalui petualangan yang seru dan
plot twist yang berliku-liku. Game ini sendiri menggunakan salah satu
engine paling popular yaitu Unreal Engine 3, yang juga digunakan pada
game seperti Batman Arkham City, Gears Of War dan Borderland.

Pada pengujian game kali ini terlihat Core i5 4430 mampu menggungguli
Core i7 3770K dengan keunggulan yang cukup tipis. Prosesor ini pun
hanya tertinggal 4% jika dibanding dengan 4770K. Perbedaan yang cukup
tipis mengingat keduanya memiliki clock maksimal 3.9 GHz dan 8 thread,
sedangkan Core i5 4430 “hanya” memiliki clock maksimal 3.2 GHz dan 4
thread.
Crysis 3
Disanjung sebagai penerus yang pantas dari Crysis 1 karena menuntut
performa ekstra dari hardware, seri ke 3 dari game ini mengusung engine
terbaru dari Crytek. Engine yang dinamakan CryEngine 3 ini mampu
“menguras” seluruh kemampuan dari sebuah sistem high-end sekalipun.

Benchmark kali ini menempatkan Core i5 4430 pada posisi ketiga.
Margin perbedaan antara Core i5 4430 dengan 4470K adalah 7% sedangkan
dengan 3770K adalah 3%. Yang menartik dicermati adalah perbedaan antara
Core i5 Haswell varian ini tidak jauh dengan kedua Core i7, baik yang
mengusung Haswell atau pun Ivy Bridge.
Dirt 3

Siapa yang tak kenal dengan game racing yang satu ini? Dirt 3 menjadi salah satu game
racing yang cukup populer di kalangan pc gamer. Untuk pengujian game ini kami menggunakan bencmark internal yang tersedia.

Untuk benchmark game ini Core i5 4430 mampu mengungguli Core i7
3770K. Perbedaan antara keduanya terlihat cukup tipis, yaitu sekitar 2%.
Sebaliknya prosesor ini tertinggal dari “saudara” tua nya dengan jarak
yang kurang lebih sama.
Lost Planet 2

Lost Planet 2 adalah salah satu game
3rd person action yang
cukup populer di pasaran. Maka dari itu kami menggunakan game ini
sebagai salah satu barometer performa bagi pengujian hardware. Pengujian
kami lakukan di mode DirectX 11.0 menggunakan benchmark internal dari
game ini sendiri.

Akhirnya kita melihat perbedaan yang cukup besar pada pengujian kali
ini. Benchmark game Lost Planet 2 menempatkan Core i5 4430 pada posisi
ketiga dengan perbedaan 21% lebih rendah jika dibandingkan dengan Core
i7 4470K dan 16% jika dibandingkan dengan Core i7 3770K. Prosesor ini
mampu unggul atas FX-8350 sebesar 10%.
3DMark11

3DMark 11 merupakan inkarnasi baru dari benchmark sintetik dari FutureMark dan menjadi favorit di kalangan overclocker.

Pengujian sintetik yang berjalan pada resolusi 1280×720 ini
menempatkan Core i5 4430 pada posisi juru kunci. Walau begitu terlihat
bahwa perbedaan antara dia dengan pesaing terdekatnya hanya terpaut 112
point atau kurang lebih 1%.

Pengujian pada mode extreme masih menempatkan prosesor ini pada
posisi juru kunci. Tetapi jika diperhatikan perbedaan antara dia dan
ketiga pembanding terlihat jauh lebih tipis.
3DMark

Benchmark terbaru yang mulai menjadi favori dikalangan power user dan
enthusiast. Preset Fire Strike dan Fire Strike Extreme pada benchmark
ini berbasis DirextX 11 dan sangat cocok digunakan untuk mengukur
kemampuan system kelas atas.

Pada pengujian ini Core i3 4430 mampu mengungguli FX-8350 dengan
jarak kurang lebih 10%. Sedangkan dengan kedua prosesor lainnya 4430
tertinggal sebesar 3% dengan 3770K dan 6% dengan 4770K.

Ketika memasuki pengujian dengan mode Extreme, Core i5 4430 terpaksa
turun ke posisi buncit. Dia tertinggal dari 3770K sebesar 1%, dengan
FX-8350 sebesar 2% dan 4470K sebesar 3%.
Konsumsi Daya

Pengukuran yang dilakukan pada pengujian adalah konsumsi daya sistem.
Ini dilakukan dengan menggunakan instrumen pengukur daya (Watt Meter).

Baik dalam kondisi load maupun idle, Core i5 4430 menjadi prosesor
paling hemat daya pada pengujian ini. Bahkan pada saat kami mencoba
memberikan load pada prosesor ini menggunakan aplikasi LIN-X. daya yang
dimakan hanya sebesar 92.7 watt.

Pengujian daya pada saat bermain game pun mencatatkan prosesor ini
sebagai yang paling hemat daya pada pengujian ini. Dengan menggunakan
sebuah graphic card GTX 680, daya yang dikonsumsi oleh Core i5 4430
hanya sebesar 239.4 Watt. Lebih rendah 7% dari 3370K, 11% dari 4470K dan
28% dari FX-8350.
Kesimpulan
Performa dan Konsumsi Daya
Jika berbicara performa dari proses0r ini, kami dapat menyimpulkan bahwa performa dari Core i5 4430 adalah
hit and miss. Ketika
memperhatikan benchmark yang memanfaatkan kinerja dari satu atau dua
thread saja maka prosesor ini mampu paling tidak bersaing dengan kedua
prosesor kelas atas dengan margin yang cukup ketat. Tetapi ketika
dipaksa berkerja dengan empat buah thread aktif, pada saat itulah Core
i5 4430 harus mengakui keunggulan pembanding lainnya. Tentunya ini
disebabkan oleh clock rendah yang diusungnya. Hal ini bisa dikatakan
sebagai
Achiless Heel dari prosesor ini adalah clocknya yang rendah dibandingkan prosesor lainnya.
Yang menarik adalah hasil dalam pengujian game. Terlihat beberapa
kali Core i3 4430 dapat mengungguli Core i7 3770K dan FX-8350.
Kesimpulan yang dapat kami ambil dari hasil tersebut adalah sebagai
berikut:
- Game-game tersebut sudah sangat tergantung pada kinerja GPU (seperti rata-rata game terbaru).
- Sebagian
game hanya mampu memanfaatkan maksimal 4 thread saja. Inilah yang
membuat kinerja dari semua prosesor ini berbeda tipis satu sama lain.
Inilah alasannya kenapa pada aplikasi game
processing power
dari sebuah Haswell 4 core dengan 4 thread dengan kecepatan maksimal
3.2 GHz sudah lebih dari cukup untuk mengimbangi kinerja prosesor Core
i7 dari generasi sebelumnya.
Satu fakta yang menarik adalah konsumsi daya yang cukup rendah. Jika
tadi clock rendah dari Core i5 4430 dianggap sebagai kelemahan, tetapi
jika berbicara konsumsi daya menjadikannya kelebihan. Kita bisa
mendapatkan sebuah sistem dengan pada saat CPU nya bekerja, hanya
memakan 92.7 Watt !!
Kesimpulan Akhir
Performa tinggi adalah yang ditawarkan oleh prosesor Intel seri K.
tetapi apakah semua orang membutuhkan performa sebesar itu? Apakah semua
orang mampu membayar harga yang dibutuhkan untuk mendapatkan performa
tersebut? Tentu tidak.
Melalui pengujian telah terbukti bahwa sebuah Core i5 4430 masih
dapat mencapai performa yang memuaskan baik dalam pengujian aplikasi,
maupun dalam game. Memang bukanlah yang tercepat, tetapi jika
mempertimbangkan harganya sepertinya Core i5 4430 patut diperhitungkan.
Performa yang tinggi bergantung kepada aplikasi yang digunakan. Jika memang aplikasi yang Anda gunakan membutuhkan
processing power yang
cukup besar seperti aplikasi 3D dan multimedia lebih baik Anda memilih
prosesor yang lebih bertenaga. Tetapi jika memang Anda seorang pengguna
awam yang mempunyai dana tak banyak tetapi menginginkan sebuah prosesor
yang mampu mengerjakan program multimedia pada umumnya (baca: non
professional) dan juga ingin sebuah prosesor yang mampu mengimbangi
kinerja VGA high-end seperti NVIDIA GTX 680 maka Core i5 4430 ini adalah
pilihan yang tepat bagi Anda.