Selamat Datang ,Dan Selamat Membaca, Enjoyy :)
Showing posts with label Processors News & Review. Show all posts
Showing posts with label Processors News & Review. Show all posts

Monday, 2 December 2013

Spesifikasi Prosesor AMD APU A10-7850K dan A10-7700K Terungkap

Pada ajang APU13 di awal bulan November lalu, AMD akhirnya mengungkap prosesor APU generasi keempat mereka. Prosesor APU dengan codename Kaveri tersebut dikabarkan akan segera hadir awal tahun 2014 mendatang. Anda yang menunggu kehadiran prosesor AMD APU tersebut tentu penasaran dengan spesifikasi yang akan digunakan nantinya.

amd kaveri 01

Belum lama ini sebuah gambar berisikan spesifikasi prosesor AMD APU Kaveri akhirnya beredar di dunia maya. Di dalam gambar tersebut terpampang jelas akan adanya dua varian APU Kaveri yaitu A10-7850K dan A10-7700K. Dua prosesor tersebut bisa jadi merupakan varian terkencang dari lini prosesor APU Kaveri.

A10-7850K dan A10-7700K merupakan prosesor quad-core dengan iGPU Radeon R7 200 Series dan dilengkapi total cache sebesar 4MB. A10-7850K dilengkapi iGPU dengan 8 CU (Compute Units) alias memiliki 512 Stream Processor dimana spesifikasi seperti ini dapat disamakan dengan chip GPU Cape Verde Pro pada Radeon HD 7750. Sementara itu iGPU pada A10-7700K memiliki 6 CU alias 384 Stream Processor dimana spesifikasi seperti ini dapat disamakan dengan chip GPU Cape Verde LE atau Oland XT pada Radeon HD 7730 atau Radeon R7 250. iGPU APU Kaveri tersebut beroperasi pada clock speed 720 MHz. Tentu saja graphics card add-on dengan chip GPU sejenis dengan Kaveri masih memiliki keunggulan dari adanya varian dengan GDDR5.

amd kaveri 02

Prosesor AMD APU Kaveri akan menggunakan CPU berbasiskan arsitektur Steamroller dimana arsitektur terbaru ini diklaim memiliki performa 20% lebih tinggi dibandingkan Piledriver (Trinity dan Richland) pada clock speed sama. A10-7850K akan memiliki base clock speed 3,7 GHz dengan turbo clock speed 4 GHz, sedangkan A10-7700 akan memiliki base clock speed 3,5 GHz dengan turbo clock speed 3,8 GHz. Selain menawarkan unit CPU dan GPU dengan arsitektur terbaru, APU Kaveri juga menjadi debut pertama interface PCI Express 3.0 pada platform AMD. iGPU APU Kaveri menghadirkan sejumlah feature terbaru graphics card AMD Radeon seperti dukungan DirectX 11.2, Mantle, OpenGL 4.3 dan True Audio.

amd kaveri 03

Bagaimana?! Apakah berita ini justru membuat Anda tidak sabar menunggu kehadiran prosesor AMD Kaveri? Mungkin Anda dapat memulainya dengan mempersiapkan motherboard soket FM2+.

Sunday, 24 November 2013

VGA Intel Iris/Iris Pro Akan Hadir Pada Prosesor Broadwell Seri K?

Meneruskan prosesor desktop Haswell, Intel dikabarkan akan menghadirkan prosesor generasi terbaru mereka dengan arsitektur Broadwell. Walaupun begitu, ada kemungkinan prosesor desktop Broadwell hanya akan hadir seri K nya saja alias hanya akan tersedia versi Core i5 dan Core i7 saja. Sebelumnya memang sempat dikabarkan bahwa prosesor Broadwell hanya akan hadir di platform mobile sementara prosesor “Haswell refresh” akan menjadi prosesor desktop Intel generasi berikutnya. Prosesor desktop Broadwell masih akan menggunakan soket LGA1150 tetapi ada kemungkinan tidak dapat digunakan pada motherboard dengan chipset Intel seri 8 saat ini dan hanya bisa digunakan pada motherboard LGA1150 dengan chipset Intel seri 9.

intel core i gen 4 haswell graphics diagram

Prosesor desktop Brodwell memang belum memulai debut perdananya. Akan tetapi baru-baru ini ada kabar menarik jika prosesor desktop Broadwell akan dilengkapi iGPU Intel GT3 alias Intel Iris/Iris Pro. Seperti kita ketahui, iGPU Iris/Iris Pro saat ini hanya bisa ditemukan pada prosesor mobile Intel Core i7 Haswell dan Core i Seri R (embedded processor) sedangkan prosesor desktop Haswell hanya dilengkapi Intel HD Graphics 4600. Dibandingkan HD Graphics 4600, Iris/Iris Pro dilengkapi Execution Units dua kali lipat lebih banyak. Tidak hanya itu, versi Iris Pro juga dilengkapi eDRAM alias memori khusus untuk iGPU sebesar 128MB. Dengan spesifikasi seperti itu, Iris/Iris Pro mampu menawarkan performa 80% lebih bertenaga dibandingkan HD Graphics 4600 pada Core i7 4770K.

intel core i gen 4 haswell iris pro

Untuk saat ini, belum diketahui berapa banyak varian dari prosesor desktop Broadwell seri K. Akan tetapi jika melihat prosesor desktop Haswell saat ini, paling tidak ada dua varian seperti halnya Core i7 4770K dan Core i5 4670K. Semoga saja Intel menghadirkan varian prosesor desktop Broadwell seri K lebih banyak dibandingkan yang pernah dihadirkan pada prosesor desktop Haswell.

Thursday, 14 November 2013

AMD Umumkan APU untuk Laptop dan Tablet

Temash adalah APU AMD terakhir yang dikategorikan Ultra-Low Power oleh AMD. Sementara itu, Kabini adalah APU AMD yang memiliki performa lebih tinggi dari Temash, namun dengan konsumsi daya rendah pula. Keduanya dirancang untuk hadir dalam laptop dan tablet. Sebagaimana biasanya, solusi AMD umumnya memang cenderung lebih terjangkau. Oleh sebab itu, Temash dan Kabini hadir di laptop dengan harga terjangkau pula.

APU13-mobile

Dalam ajang APU13 di San Jose, USA kali ini AMD mengumumkan detail lebih lanjut mengenai penerus kedua APU tersebut di atas. Kabini akan digantikan oleh Beema. Sementara Temash digantikan oleh Mullins. Sama dengan pendahulunya, kedua APU baru ini pun merupakan sebuah sistem SoC dan bisa memiliki hingga 4 core. Adapun sisi prosesor yang digunakannya adalah core Puma.

Peningkatan Performa per Watt

AMD menampilkan bahwa Mullins dan Beema mampu mengalahkan pendahulunya denga performa lebih dari 2 kali lipat. Hasil pengujian tersebut dilakukan dengan PCMark 8 Home dan 3DMark11. Sayangnya, tidak dijelaskan berapa skor yang diperoleh. Satu hal yang sangat menarik jika kami memperhatikan detail pengujian ini adalah jumlah keping memori yang dipakai. Semua sistem yang diuji menggunakan 2 keping DDR3. Apakah ini pertanda bahwa Mullins dan Beema bisa menggunakan konfigurasi dual channel memory? Jika benar, kami tak heran jika peningkatan performa kedua APU baru ini bisa sangat tinggi. Sebab, Temash dan Kabini hanya bisa menggunakan konfigurasi single channel memory (dalam pengujian juga menggunakan 2 keping).

APU13-mullins-perf
APU13-beema-perf

Konsumsi Daya Lebih Rendah, Cocok untuk Tablet

AMD menyatakan bahwa Beema memiliki TDP di ksiaran 10W-25W. Pendahulunya, Kabini, memiliki TDP 15W-25W. Sebuah perbedaan yang cukup jauh jika mengingat peningkatan performa yang cukup tinggi.
Mullins, yang dirancang untuk bekerja tanpa kipas pendingin, memiliki SDP 2W atau kurang. Lagi-lagi, ini adalah perbaikan yang patut diacungi jempol jika dilihat dari peningkatan performanya. Tidak dibutuhkannya kipas pendingin membuat Mullins cocok untuk tablet, laptop super-tipis, atau perangkat 2-in-1.

APU13-mobile-roadmap

Kolaborasi dengan Microsoft untuk Dukungan Windows 8.1

Seiring dengan diumumkannya Beema dan Mullins, AMD pun menjelaskan mengenai kolaborasi dengan Microsoft dalam hal ini optimalisasi Windows 8.1.
AMD Wireless Display bisa dijalankan dengan Windows 8.1 seiring dukungan teknologi Miracast.
Peningkatan performa pun dijanjikan AMD. Optimalisasi pada Windows 8.1 dan peningkatan performa dari AMD driver dilakukan untuk memperbaiki performa platform APU.
Dukungan WebGL pada Internet Explorer 11 membuat penggunaan APU AMD mampu meningkatkan kenyamanan penggunanya saat browsing di Internet. Akselerasi WebGL akan dibantu dengan sisi grafis dari APU AMD.
Microsoft InstantGo sudah dikenal cukup lama dapat membuat komputer menjadi terasa lebih responsif dan bisa mempertahankan konektivitas meski CPU memasuki tahap ‘sleep’. Kini AMD pun mengumumkan bahwa APU terbarunya sudah mendukung MS InstantGo tersebut.

Dilengkapi ARM TrustZone

ARM sudah mengumumkan ARM TrustZone yang mampu menjaga sekuriti sebuah sistem. Perlindungan ini dilakukan dengan menyematkan prosesor ARM ke dalam sebuah SoC. Beema dan Mullins adalah dua APU pertama, yang diumumkan oleh AMD, yang sudah memiliki tambahan prosesor ARM di dalam SoC-nya, untuk kebutuhan sekuriti.

APU13-ARM-trust

ARM TrustZone menyediakan Trusted Execution Environment (TEE) yang melindungi sistem dari serangan software. Selain itu, ARM TrustZone juga menyuguhkan kemampuan pengendalian ekstra. Hal ini tentu sangat dibutuhkan dalam era Internet ini, bukan?

AMD Dockport

Pengembangan teknologi AMD tampaknya sangat pesat. Beema dan Mullins pun dilengkapi dengan AMD Dockport. Sistem interkoneksi ini mampu menghubungkan koenktivitas daya listrik, USB 3.0 dan tampilan (display) dalam satu kabel saja.

APU13-dockport

 

Beema dan Mullins: Diluncurkan sebelum pertengahan tahun 2014

Tertarik dengan kedua tawarn AMD ini? Tampaknya konsumen tidak perlu menunggu terlalu lama. AMD menjanjikan bahwa keduanya akan tersedia sebelum pertengahan tahun 2014. Jika dilihat dari rencana tersebut, seharusnya dalam pamera Computex 2014, kita akan melihat banyak laptop/tablet yang menggunakan kedua APU baru tersebut. Satu hal yang perlu diingat, jangan menyamakan Beema dan Mullins dengan Kaveri. Kedua APU low-power ini tidak dirancang untuk HSA. Jadi, keduanya tidak memiliki hQ dan hUMA seperti Kaveri.

Wednesday, 13 November 2013

Spesifikasi AMD Kaveri Kelas Atas

Dalam acara pembukaan APU13 di San Jose, 11 November 2013, AMD sudah menampilkan komparasi antara APU terbarunya melawan sistem dengan Intel Core i7-4770K dan VGA GeForce GT630. Dari presentasi tersebut, kami memperoleh detail lebih lannjut mengenai prosesor Kaveri yang digunakan.

AMD-APU13-Dev-Sum

Prosesor berbasis Kaveri ini bernama A10-7850K. Prosesor ini memiliki 4 core Steamroller. Kecepatan frekuensinya adalah 3,7 GHz. Sementara GPU-nya memiliki 8 compute unit atau 8 x 64 “stream processor” = 512 “stream processor”. Belum dijelaskan mengenai nama GPU ini. Akan tetapi, AMD menggolongkannya ke dalam GPU Radeon seri R7.

AMD APU13 Kaveri

Ke depannya, AMD akan tetap memperkenalkan Kaveri dengan seri A4, A6, A8, dan A10. Sementara versi entry-level dan low power akan tetap menggunakan seri E. Tampaknya AMD mempertahankan penamaannya untuk tidak membingungkan pasar.

AMD APU13 Kaveri3

Codename: Kaveri
Jenis: APU
Soket: FM2+
Nama Prosesor: A10-7850K (Baru seri ini yang diungkap)
Frekuensi: 3,7 GHz
CPU core: Steamroller
Jumlah Core: 4 (Max)
GPU: Radeon R7 (Max) 512 stream processor.
Frekuensi GPU: 720 MHz
Teknologi yang didukung: HSA, hQ, hUMA, TrueAudio, Mantle

Saturday, 26 October 2013

AMD hQ: CPU dan GPU Jadi Setara

AMD-HQ

Seperti sudah dijelaskan pada pembahasan HSA sebelumnya, HSA (Heterogeneous System Architecture) adalah sebuah sistem yang dikembangkan untuk mengendalikan beragam processing unit dan accelerator secara terpadu. Kini AMD mengungkap satu lagi teknologi dibalik sistem HSA pada APU AMD: hQ. Akan tetapi, sebelum membahas hQ, mari kita simak kembali teknologi HSA pada APU AMD yang sudah diperkenalkan terlebih dahulu: hUMA.

Arah-HSA
HSA pada awalnya dirancang untuk beberapa kebutuhan ini.

hUMA

Untuk membuat sistem HSA efektif, AMD sudah sejak lama memperkenalkan hUMA atau heterogeneus Uniform Memory Access. Ini jawaban terhadap masalah utama yang terjadi jika ingin mengendalikan CPU dan GPU dengan HSA.
Tanpa hUMA
  • CPU memiliki alokasi memorinya sendiri. Semua yang ada dalam memori yang dikendalikan CPU ini hanya bisa dilihat oleh CPU.
  • Di sisi GPU, terjadi hal yang sama dengan di atas.
  • Masalah timbul saat ada sebuah pekerjaan yang harus diselesaikan CPU lalu diteruskan pengerjaannya oleh GPU.
  • CPU akan memiliki data yang harus dilanjutkan pengerjaannya. Padahal, data ini adanya di memori khusus untuk CPU. Jadi, CPU harus memindahkan data ini ke memori khusus GPU terlebih dahulu, sebelum GPU dapat meneruskan pekerjaan.
Dengan hUMA, CPU dan GPU bisa melihat data yang sama dan alamat data yang sama.
Dengan hUMA, CPU dan GPU bisa melihat data yang sama dan alamat data yang sama.
Dengan hUMA
  • Pada dasarnya, hUMA membuat CPU dan GPU bisa melihat data yang sama di dalam memori.
  • Hal ini membuat pertukaran data antara CPU dan GPU menjadi mudah. Karena, CPU bisa menunjukkan alamat memori yang juga bisa dikendalikan (atau “terlihat”) oleh GPU. Begitu pula sebaliknya.

Nah, jika hUMA sudah membereskan masalah akses ke data, sekarang caranya perintah yang dikerjakan CPU bisa dipindahkan atau “dioper” atau dilanjutkan ke GPU dan sebaliknya? Untuk keperluan ini, AMD memperkenalkan hQ.

hQ

HQ adalah singkatan dari heterogeneous Queuing. HQ ini adalah metode antrian perintah pada sebuah sistem HSA. Sementara waktu, hQ berlaku untuk CPU dan GPU di dalam APU AMD yang mendukung HSA.
Pada dasarnya, hQ akan membuat CPU dan GPU menjadi “setara”. Jadi, CPU bisa memerintah GPU dan begitu pula sebaliknya. Untuk mudahnya, kami akan coba jelaskan detail kerjanya secara sederhana.
Tanpa hQ
  • Perintah dari aplikasi pasti dikirimkan ke CPU.
  • Jika perintah tersebut membutuhkan pekerjaan GPU, maka CPU akan mengirimkannya ke GPU, melalui Operating System terlebih dahulu.
  • Perintah yang ada di GPU ini tidak bisa dilanjutkan ke CPU. Jadi, aplikasi harus meneruskan ini dengan perintah baru lagi.
Tanpa hQ: CPU bisa dengan mudah mengantrikan perintah selanjutnya ke CPU. Tapi untuk melanjutkan ke GPU, urutan kerjanya jadi panjang dan lama. Lebih parah lagi, pekerjaan di GPU harus langsung disimpan dan tidak bisa langsung dialihkan ke CPU.
Tanpa hQ: CPU bisa dengan mudah mengantrikan perintah selanjutnya ke CPU. Tapi untuk melanjutkan ke GPU, urutan kerjanya jadi panjang dan lama. Lebih parah lagi, pekerjaan di GPU harus langsung disimpan dan tidak bisa langsung dialihkan ke CPU.
Dengan hQ
  • Perintah bisa dikirimkan ke CPU maupun GPU, tergantung pekerjaan awalnya membutuhkan sisi mana.
  • Jika perintah dikerjakan pertama-tama oleh CPU dan kemudian membutuhkan GPU, maka CPU dapat langsung “melempar” perintah ke GPU.
  • Jika perintah tadi sudah selesai dikerjakan GPU dan membutuhkan pengerjaan oleh CPU, maka GPU dapat pula langsung meneruskan ke CPU kembali.
Dengan hQ, dibuatlah antrian pekerjaan baik di CPU maupun di GPU. Keduanya pun bisa saling mengalihkan pekerjaan secara langsung.
Dengan hQ, dibuatlah antrian pekerjaan baik di CPU maupun di GPU. Keduanya pun bisa saling mengalihkan pekerjaan secara langsung.

Keunggulan hQ

Pada slide di bawah, Anda bisa melihat fitur-fitur hQ. Intinya adalah hQ ini akan menjadi sangat efisien dan membuat keseluruhan sistem HSA menjadi jauh lebih efektif dan responsif dibandingkan sistem konvensional.
Fitur-HQ

hUMA dan hQ: Hanya pada APU AMD

Setidaknya untuk saat ini, hUMA dan hQ hanya bisa ditemui di dalam APU AMD mendatang (Kaveri?). Dalam pembahasan HSA terdahulu, kami pernah mengungkap bahwa HSA seharusnya bisa dijalankan dengan graphics card juga. Hal ini bisa dilakukan, akan tetapi, memang tidak akan seefisien kalau menggunakan CPU dan GPU yang tergabung dalam APU dan dilengkapi dengan hUMA dan hQ.

Detail Lebih Lanjut mengenai HSA dan Teknologi AMD Lainnya

AMD akan terus mengembangkan beragam teknologi terbarunya dan memperkenalkannya ke kalangan umum. Dalam minggu ke dua bulan November 2013, AMD akan menyelenggarakan acara APU13 di San Jose, California, USA. Dalam acara ini sedianya AMD akan mengungkap detail lebih lanjut (mungkin memamerkan demo?) dan juga menjelaskan lebih dalam mengenai HSA serta Mantle. Penasaran apa yang akan ditampilkan AMD berikutnya? Nantikan liputannya di JagatReview ya.
APU13

Tuesday, 8 October 2013

Review Prosesor Intel Core i5-4430: Haswell Core i5 Termurah

Banyak yang bertanya, Apakah prosesor Haswell paling murah saat ini? Jawabannya adalah Core i5 4430. Lalu bagaimana performanya jika disandingkan dengan Haswell seri tertinggi saat ini? Akankah mampu bersaing? Ataukah prosesor ini hanyalah sekedar sebuah prosesor murah yang tak bertenaga? Pertanyaan inilah yang kami coba jawab melalui review berikut ini. Jika Anda penasaran dengan jawabannya, silahkan simak review prosesor Core i5 4430 berikut ini!

931007
Core i5-4430 merupakan prosesor termurah dari keluarga Haswell saat pertama kali prosesor dari keluarga tersebut dirilis. Prosesor tersebut menggunakan soket LGA1150, sama seperti prosesor dari keluarga Haswell yang lain. Oleh karena itu, prosesor tersebut akan membutuhkan penggunaan motherboard baru, yang tentunya menggunakan soket LGA1150 dan chipset seri 8 dari Intel.
Bila Anda masih belum mendapatkan informasi terkait detail dari arsitektur Haswell dan platform yang menyertainya, kami menyarankan Anda untuk terlebih dahulu membaca artikel Teknologi Terbaru di Balik Intel Haswell.

Sebelum melanjutkan ke bagian pengujian, mari kita sedikit mengulas spesifikasi prosesor ini. Prosesor Core i5-4430 mengusung empat core tanpa fitur Hyper Threading. Keempat core tersebut berjalan pada kecepatan standar 3.0 GHz dan bisa meningkat hingga 3.2 GHz ketika Turbo Boost aktif. Prosesor Core i5-4430 ini juga dilengkapi dengan pengolah grafis terintegrasi Intel HD Graphics 4600 dan memiliki TDP 84 Watt.

Berikut ini detail spesifikasi dari prosesor Core i5-4430.

CPU-Z Screenshot

Intel Core i5-4430 “Haswell”

Intel_Corei5_4430_cpu-2993

Sebelum melanjutkan kepada bagian pengujian, ada baiknya kita mencermati “peserta” lainnya yang hadir sebagai pembanding pada test ini. Silahkan simak tabel dibawah ini.

TabelCompareSpec
(silahkan klik untuk perbesar)

Peserta pertama tentunya adalah prosesor Core i7 4470K yang telah kami review terlebih dahulu. prosesor ini melambangkan lini paling atas dari generasi ke 4 prosesor Intel. Selain itu hadir pula “mantan” jawara kelas atas dari generasi 3, yaitu Core i7 3770K. Prosesor ini merupakan salah satu prosesor generasi ke 3 yang paling popular dipasaran.

Jika dari segi harga kedua prosesor tersebut berbeda jauh dengan subjek review kita kali ini, maka kami pun mencoba mencari sebuah prosesor pembanding yang memiliki kisaran harga kurang lebih sama. Pembanding ini kami temukan dalam bentuk prosesor AMD FX-8350. Walaupun secara spesifikasi terdapat jarak yang cukup jauh (4 thread vs 8 thread, 3.2 GHz vs 4.2 GHz) kami merasa cukup adil membandingkan keduanya mengingatkan kisaran harganya yang kurang lebih sama.

Tanpa banyak menunda, mari kita melanjutkan ke bagian pengujian.

Platform Pengujian

  • Prosesor: Core i7 4770K “Haswell”, Core i7 3770K ” Ivy Bridge”, Core i5 4430 “Haswell”, AMD FX-8350 “Vishera”
  • Motherboard: Intel DZ77BH-55K, Intel DZ87KLT75K, ASUS Crosshair V Formula-Z
  • Graphic Card: NVIDIA GTX 680
  • Memory: 2 keping KHX1600C9D3K4/16GX (8GB)
    hx-prodimg-genesis4
  • Hard Drive: Kingston HyperX SSD 120 GB
  • Power Supply: Corsair Professional Series™ Gold AX850 — 80 PLUS® Gold Certified Fully-Modular Power Supply
    ax850-angled_1
  • Cooling : Corsair Watercooling H80
    h80_rad_fans-600x425
  • Monitor: LCD Monitor 21.5″ dengan resolusi 1920×1080
  • Input: Genius (keyboard dan mouse)
  • OS: Windows 7 Ultimate 64-bit SP1

Hasil Pengujian

Blender 2.49b



Blender merupakan aplikasi “open source” untuk 3D-modelling. Kami menguji kinerja prosesor dalam merender objek 3D di aplikasi ini. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Intel_Corei5_4430_1Blender

Perbedaan performa antara Core i5 4430 dengan prosesor lain yang kami jadikan pembanding ternyata lumayan besar. Ketika disandingkan dengan sesama Haswell yaitu 4470K terlihat perbedaan 20% diantara keduanya. Jika dibandingkan dengan Core i7 generasi sebelumnya, perbedaaan itu menjadi menipis menjadi sekitar 12%.

Yang menarik adalah ketika kami membandingkan hasil benchmark dari FX-8350. Secara mengejutkan Core i5 4430 mampu mengungguli pesaingnya dengan jarak yang cukup berarti. Terlihat jarak kurang lebih 13% diantara keduanya.

Cinebench R11.5

 



Cinebench merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kinerja hardware dalam merender sebuah scene 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik.

Intel_Corei5_4430_Cinebench_Single

Kinerja single thread dari benchmark diatas memperlihatkan bahwa 4430 memang masih tertinggal jika diadu dengan dua prosesor Intel lainnya. Prosesor ini tertinggal dari 4770K sebesar 22% dan dengan 3770K sebesar 14%, sebuah margin yang cukup jauh.

Intel_Corei5_4430_Cinebench_Multi

Hasil yang sudah terlihat pad pengujian single thread semakin terlihat jelas pada pengujian yang menggunakan multiple thread. Perbedaan clock dan jumlah thread membuat Core i5 4430 menjadi juru kunci pada pengujian ini. Prosesor ini tertinggal cukup jauh jika dibandingkan dengan “teman-teman”nya yang telah memiliki 8 thread. Jika dibandingkan dengan Core i7 4770K, 3770K dan AMD FX-8350, dia tertinggal sebesar 37%, 30% dan 25%.

Excel 2010 – Montecarlo

 



Anda tentu tidak asing dengan aplikasi spreadsheet buatan Microsoft ini. Kami menguji kinerja prosesor dalam menjalankan “Monte Carlo Simulation Table” di aplikasi ini. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Intel_Corei5_4430_Excel2010_Montecarlo

Pada benchmark yang sangat mengandalkan clock tinggi dan jumlah thread yang banyak, sekali lagi tertinggal bahwa Core i5 4430 jauh tertinggal. Terlihat bahwa prosesor ini tertinggal 35-28% dari pembanding lainnya.

7-Zip 9.20

 



7Zip merupakan aplikasi kompresi file ke format 7z. Aplikasi ini mampu menggunakan multiple core sehingga menjadi aplikasi yang cocok untuk mengukur kinerja dari core per core dari prosesor. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Intel_Corei5_4430_7Zip_1Thread

Walau terdapat perbedaan clock yang antara satu sama lain, terlihat Core i3 4430 tidak tertinggal begitu jauh dari pesaing terdekatnya.

Intel_Corei5_4430_7Zip_2Thread

Pada pengujian menggunakan dua thread terlihat bahwa efisiensi dari prosesor ini ternyata lebih baik dari pesaingnya. Walau memiliki clock yang lebih tinggi tetapi FX-8350 tertinggal dari Core i5 4430 sebesar kurang lebih 10%.

Intel_Corei5_4430_7Zip_4Thread

Hasil pengujian pada empat thread seakan membenarkan hasil yang kami dapatkan pada pengujian dua thread. Pada aplikasi multi threading terlihat prosesor ini semakin efisien. Ini terbukti dengan kemampuannya yang mampu mengalahkan kompetitornya yang memiliki clock lebih tinggi.

MediaEspresso 6.5



MediaEspresso 6.0 merupakan versi terbaru dari aplikasi transcoding video. Aplikasi ini mampu mengubah sebuah format video ke format video lainnya, seperti video format Blackberry, Apple iPhone, dan lain-lain. Salah satu kelebihan aplikasi ini adalah dukungan terhadap feature AMD (ATI) Stream, NVIDIA CUDA, dan di versi terbaru aplikasi ini mendukung Intel Quick Sync. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Intel_Corei5_4430_MSE_720x480_CPU

Dengan clock yang hanya 3.2 GHz pada kondisi turbo, Core i5 4430 harus puas menempati posisi buncit pada pengujian ini.

Intel_Corei5_4430_MSE_320x240_CPU

Berbeda dengan pengujian sebelumnuya, kali ini Core i5 4430 mampu menempati posisi ke 3 dengan perbedaan 12% dari pesaing terdekat. Walau mengusung clock yang lebih rendah, ternyata arsitektur Haswell terbukti lebih efisien dibandingkan kompetitornya.

Handbrake


handbrake

Handbrake merupakan salah satu software transcoding gratis yang cukup popular. Program ini mampu memanfaatkan multiple thread dan sangat “senang” dengan clock prosesor yang tinggi. Ini membuatnya program yang ideal untuk menguji “kekuatan” sebuah prosesor.

Intel_Corei5_4430_Handbrake_Ipad

Jika berbicara raw power, sepertinya Core i3 4430 harus mengangkat bendera putih terhadap pembanding lainnya. Dengan sesama Haswell dia tertinggal dengan jarak 40%, sedangkan dengan Ivy Bridge prosesor ini tertinggal 25% dan dengan AMD FX-8350 dia harus mengakui keunggulan pesaingnya dengan jarak 23%.

iTunes 11.4

Use-iTunes-to-Encode-MP3-Files-Step-9

Siapa yang tak kenal software satu ini? Walau diperuntukan bagi mereka yang menggunakan produk Apple, bukan berarti pengguna lainnya tak dapat memanfaatkannya. Software yang satu ini memang merupakan salah satu pilihan popular dalam hal manajemen file music. Tampilannya yang interaktif membuatnya menjadi pilihan banyak pengguna.

Salah satu operasi yang sering dilakukan oleh iTunes adalah merubah dari satu format lagu ke format lainnya. Dalam operasi yang biasa disebut encoding ini memanfaatkan kinerja single thread dari prosesor. Inilah yang membuat software ini menjadi salah satu acuan kinerja prosesor single thread dalam kondisi nyata.

Intel_Corei5_4430_Itunes

Clock adalah factor utama yang membuat Core i5 4430 tertinggal dari Core i7 4770K. Perbedaan sebesar 700 MHz pada kondisi Turbo ini menyebabkan 4430 tertinggal sebesar 26%. Jika dibandingkan dengan 3770K yang mengusung Ivy Bridge perbedaan ini menipis menjadi “hanya tertinggal 20%.

Photoshop CS 6



Photoshop CS6 merupakan aplikasi manipulasi gambar versi terbaru dari Adobe. Kami masih menguji menggunakan Action bernama Photoshop Speed Test yang telah sedikit kami modifikasi untuk lebih mencerminkan operasi-operasi yang biasa dilakukan apabila bekerja dengan Photoshop.

Intel_Corei5_4430_PhotoshopCS6_64bit

Bukan kejutan kalau sekali lagi Core i5 4430 tertinggal dari 4470K dan 3770K. Yang mengejutkan adalah prosesor ini mampu “menaklukkan” AMD FX-8350 dalam benchmark ini. Walau hanya menang dengan perbedaan 6%, tetapi mengingat bahwa perbedaan clock dan thread yang cukup jauh, membuatnya tetap mengejutkan.

PCMARK 7

PCM701

Satu-satunya benchmark sintetik yang mengukur kemampuan sistem berdasarkan skenario sehari-hari seperti browsing, memutar video, memanipulasi video dan kegiatan multimedia lainnya.

Intel_Corei5_4430_PCMark7

Pengujian menggunakan benchmark ini kembali menempatkan Core i5 4430 pada posisi ke 3 dengan 5061 points. Dia tertinggal dibelakang 4770K sebesar 14% dan 3770K sebesar 9%.

Pengujian Game

Tak lengkap jika kami tak menguji prosesor ini dalam berbagai game yang popular dipasaran.
Pada semua pengujian game ini, kami menggunakan sebuah graphic card discrete, yaitu NVIDIA GTX 680. Tujuan penggunaan VGA terpisah ini agar variable dari GPU tetap konstan sehingga semua perbedaan kinerja pada tiap game hanya dipengaruhi oleh kinerja prosesor saja.

Battlefield 3

preview_battlefield_3_005

Seri ke 3 dari franchise Battlefield ini menyajikan sesuatu yang baru dibandingkan pendahulu. Memotori oleh engine Frostbite 2.0 membuat tampilan game ini makin cantik dan realistic. Tentunya untuk mendapatkan hasil tersebut dibutuhkan kinerja sistem yang cukup bertenaga.

Intel_Corei5_4430_BattleField3_Ultra_1920x1080

Mengusung clock yang dibawah pembanding lainnya tak membuat Core i5 4430 tertinggal. Dengan mengusung clock “hanya” 3.2 GHz, dia mampu menempati tempat ketiga dengan perbedaan kurang dari 1 FPS terhadap posisi pertama.

Bioshock Infinite

 



Banyak disanjung sebagai salah satu game terbaik tahun ini, Bioshock Infinite merupakan sebuah FPS yang berlatar belakang dunia di awan bernama Colombia dengan tujuan menyelamatkan seorang wanita bernama Elizabeth, Anda akan dibawa melalui petualangan yang seru dan plot twist yang berliku-liku. Game ini sendiri menggunakan salah satu engine paling popular yaitu Unreal Engine 3, yang juga digunakan pada game seperti Batman Arkham City, Gears Of War dan Borderland.

Intel_Corei5_4430_BioschockInfinite_Ultra_1920x1080

Pada pengujian game kali ini terlihat Core i5 4430 mampu menggungguli Core i7 3770K dengan keunggulan yang cukup tipis. Prosesor ini pun hanya tertinggal 4% jika dibanding dengan 4770K. Perbedaan yang cukup tipis mengingat keduanya memiliki clock maksimal 3.9 GHz dan 8 thread, sedangkan Core i5 4430 “hanya” memiliki clock maksimal 3.2 GHz dan 4 thread.

Crysis 3



Disanjung sebagai penerus yang pantas dari Crysis 1 karena menuntut performa ekstra dari hardware, seri ke 3 dari game ini mengusung engine terbaru dari Crytek. Engine yang dinamakan CryEngine 3 ini mampu “menguras” seluruh kemampuan dari sebuah sistem high-end sekalipun.

Intel_Corei5_4430_Crysis3_VeryHIGH_1920x1080

Benchmark kali ini menempatkan Core i5 4430 pada posisi ketiga. Margin perbedaan antara Core i5 4430 dengan 4470K adalah 7% sedangkan dengan 3770K adalah 3%. Yang menartik dicermati adalah perbedaan antara Core i5 Haswell varian ini tidak jauh dengan kedua Core i7, baik yang mengusung Haswell atau pun Ivy Bridge.

Dirt 3



Siapa yang tak kenal dengan game racing yang satu ini? Dirt 3 menjadi salah satu game racing yang cukup populer di kalangan pc gamer. Untuk pengujian game ini kami menggunakan bencmark internal yang tersedia.

Intel_Corei5_4430_Dirt3_Ultra_1920x1080

Untuk benchmark game ini Core i5 4430 mampu mengungguli Core i7 3770K. Perbedaan antara keduanya terlihat cukup tipis, yaitu sekitar 2%. Sebaliknya prosesor ini tertinggal dari “saudara” tua nya dengan jarak yang kurang lebih sama.

Lost Planet 2



Lost Planet 2 adalah salah satu game 3rd person action yang cukup populer di pasaran. Maka dari itu kami menggunakan game ini sebagai salah satu barometer performa bagi pengujian hardware. Pengujian kami lakukan di mode DirectX 11.0 menggunakan benchmark internal dari game ini sendiri.

Intel_Corei5_4430_LostPlanet2_HIGH_1920x1080

Akhirnya kita melihat perbedaan yang cukup besar pada pengujian kali ini. Benchmark game Lost Planet 2 menempatkan Core i5 4430 pada posisi ketiga dengan perbedaan 21% lebih rendah jika dibandingkan dengan Core i7 4470K dan 16% jika dibandingkan dengan Core i7 3770K. Prosesor ini mampu unggul atas FX-8350 sebesar 10%.

3DMark11



3DMark 11 merupakan inkarnasi baru dari benchmark sintetik dari FutureMark dan menjadi favorit di kalangan overclocker.

Intel_Corei5_4430_3DMark11_Performance

Pengujian sintetik yang berjalan pada resolusi 1280×720 ini menempatkan Core i5 4430 pada posisi juru kunci. Walau begitu terlihat bahwa perbedaan antara dia dengan pesaing terdekatnya hanya terpaut 112 point atau kurang lebih 1%.

Intel_Corei5_4430_3DMark11_Extreme

Pengujian pada mode extreme masih menempatkan prosesor ini pada posisi juru kunci. Tetapi jika diperhatikan perbedaan antara dia dan ketiga pembanding terlihat jauh lebih tipis.

3DMark



Benchmark terbaru yang mulai menjadi favori dikalangan power user dan enthusiast. Preset Fire Strike dan Fire Strike Extreme pada benchmark ini berbasis DirextX 11 dan sangat cocok digunakan untuk mengukur kemampuan system kelas atas.

Intel_Corei5_4430_3DMark_Firestrike

Pada pengujian ini Core i3 4430 mampu mengungguli FX-8350 dengan jarak kurang lebih 10%. Sedangkan dengan kedua prosesor lainnya 4430 tertinggal sebesar 3% dengan 3770K dan 6% dengan 4770K.

Intel_Corei5_4430_3DMark_Firestrike_Extreme

Ketika memasuki pengujian dengan mode Extreme, Core i5 4430 terpaksa turun ke posisi buncit. Dia tertinggal dari 3770K sebesar 1%, dengan FX-8350 sebesar 2% dan 4470K sebesar 3%.

Konsumsi Daya



Pengukuran yang dilakukan pada pengujian adalah konsumsi daya sistem. Ini dilakukan dengan menggunakan instrumen pengukur daya (Watt Meter).

Intel_Corei5_4430_KonsumsiDaya_LIN-X

Baik dalam kondisi load maupun idle, Core i5 4430 menjadi prosesor paling hemat daya pada pengujian ini. Bahkan pada saat kami mencoba memberikan load pada prosesor ini menggunakan aplikasi LIN-X. daya yang dimakan hanya sebesar 92.7 watt.

Intel_Corei5_4430_KonsumsiDaya_Game

Pengujian daya pada saat bermain game pun mencatatkan prosesor ini sebagai yang paling hemat daya pada pengujian ini. Dengan menggunakan sebuah graphic card GTX 680, daya yang dikonsumsi oleh Core i5 4430 hanya sebesar 239.4 Watt. Lebih rendah 7% dari 3370K, 11% dari 4470K dan 28% dari FX-8350.

Kesimpulan

intel-core-i5-4430_1370002733

Performa dan Konsumsi Daya

Jika berbicara performa dari proses0r ini, kami dapat menyimpulkan bahwa performa dari Core i5 4430 adalah hit and miss. Ketika memperhatikan benchmark yang memanfaatkan kinerja dari satu atau dua thread saja maka prosesor ini mampu paling tidak bersaing dengan kedua prosesor kelas atas dengan margin yang cukup ketat. Tetapi ketika dipaksa berkerja dengan empat buah thread aktif, pada saat itulah Core i5 4430 harus mengakui keunggulan pembanding lainnya. Tentunya ini disebabkan oleh clock rendah yang diusungnya. Hal ini bisa dikatakan sebagai Achiless Heel dari prosesor ini adalah clocknya yang rendah dibandingkan prosesor lainnya.
Yang menarik adalah hasil dalam pengujian game. Terlihat beberapa kali Core i3 4430 dapat mengungguli Core i7 3770K dan FX-8350. Kesimpulan yang dapat kami ambil dari hasil tersebut adalah sebagai berikut:
  • Game-game tersebut sudah sangat tergantung pada kinerja GPU (seperti rata-rata game terbaru).
  • Sebagian game hanya mampu memanfaatkan maksimal 4 thread saja. Inilah yang membuat kinerja dari semua prosesor ini berbeda tipis satu sama lain.
Inilah alasannya kenapa pada aplikasi game  processing power dari sebuah Haswell 4 core dengan 4 thread dengan kecepatan maksimal 3.2 GHz sudah lebih dari cukup untuk mengimbangi kinerja prosesor Core i7 dari generasi sebelumnya.
Satu fakta yang menarik adalah konsumsi daya yang cukup rendah. Jika tadi clock rendah dari Core i5 4430 dianggap sebagai kelemahan, tetapi jika berbicara konsumsi daya menjadikannya kelebihan. Kita bisa mendapatkan sebuah sistem dengan pada saat CPU nya bekerja, hanya memakan 92.7 Watt !!

Kesimpulan Akhir

Performa tinggi adalah yang ditawarkan oleh prosesor Intel seri K. tetapi apakah semua orang membutuhkan performa sebesar itu? Apakah semua orang mampu membayar harga yang dibutuhkan untuk mendapatkan performa tersebut? Tentu tidak.
Melalui pengujian telah terbukti bahwa sebuah Core i5 4430 masih dapat mencapai performa yang memuaskan baik dalam pengujian aplikasi, maupun dalam game. Memang bukanlah yang tercepat, tetapi jika mempertimbangkan harganya sepertinya Core i5 4430 patut diperhitungkan.

Performa yang tinggi bergantung kepada aplikasi yang digunakan. Jika memang aplikasi yang Anda gunakan membutuhkan processing power yang cukup besar seperti aplikasi 3D dan multimedia lebih baik Anda memilih prosesor yang lebih bertenaga. Tetapi jika memang Anda seorang pengguna awam yang mempunyai dana tak banyak tetapi menginginkan sebuah prosesor yang mampu mengerjakan program multimedia pada umumnya (baca: non professional) dan juga ingin sebuah prosesor yang mampu mengimbangi kinerja VGA high-end seperti NVIDIA GTX 680 maka Core i5 4430 ini adalah pilihan yang tepat bagi Anda.