Selamat Datang ,Dan Selamat Membaca, Enjoyy :)
Showing posts with label Display News & Review. Show all posts
Showing posts with label Display News & Review. Show all posts

Sunday, 3 November 2013

Samsung Perkenalkan UHD TV F9000 Berkualitas Gambar Beresolusi 4K

Pada Rabu (30/10) bertempat di Hotel Intercontinental Jakarta, PT Samsung Electronics Indonesia selaku salah satu produsen televisi nomor satu di Indonesia memperkenal produk televisi terbarunya yang kini dilengkapi dengan teknologi Ultra High Definition, yaitu Samsung UHD TV F9000.

IMG_5818

Sebelumnya Samsung sempat memperkenalkan UHD TV berukuran 85 inch dalam ajang International Consumer Electronics Show 2013 di awal tahun 2013 lalu. Kini Samsung UHD TV F9000 yang diperkenalkan kali ini adalah yang berukuran 55 inch dan 65 inch. Samsung UHD TV memiliki kualitas gambar tajam dengan resolusi 4 kali lipat lebih besar jika dibandingkan dengan FHD TV.

Beberapa fitur yang disematkan dalam Samsung UHD TV F9000 55 inch dan 65 inch ini antara lain adalah teknologi Quadmatic Picture Engine, di mana teknologi ini akan membuat tampilan gambar semakin tajam dengan detil yang sempurna. Teknologi tersebut juga memiliki 4-step up scaling yang akan meningkatkan kualitas serta mempertajam detail konten gambar dari berbagai resolusi sehingga tayangan HD dapat dinikmati dengan kualitas tayangan sekelas UHD TV. Selain itu, panel UHD yang dimiliki oleh Samsung UHD TV ini merupakan panel khusus terbaru yang mampu menghasilkan gambar yang lebih cerah. Berteknologikan Ultra Clear Panel dan Micro Dimming Ultimate with Precision Black, UHD TV dari Samsung ini juga mampu menghasilkan warna hitam yang lebih pekat.

IMG_5833

Samsung UHD TV ini merupakan satu-satunya TV yang ada di pasaran yang telah menggunakan standar resolusi UHD, sehingga UHD TV terbaru dari Samsung dapat menawarkan kemudahan untuk mengikuti standar teknologi UHD saat ini. Tidak hanya memberikan kualitas gambar dan tayangan yang beresolusi tinggi, Samsung UHD TV juga memberikan kualitas suara yang jernih dengan tenaga 70W dari speaker dan woofers. Untuk melengkapi fitur dan teknologi dari Samsung UHD TV, televisi ini juga dilengkapi Smart Features yang memungkinkan pengguna untuk mengatur televisinya dengan gerakan tangan (Smart Interaction). Samsung UHD TV ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas 3D serta mengusung prosesor Quad Core yang akan membantu proses serta transformasi tayangan yang dihasilkan.

Samsung UHD TV F9000 berukuran 55 inch dan 65 inch ini akan dipasarkan di Indonesia per November 2013 ini. Harga untuk UHD TV berukuran 55 inch adalah Rp 65.000.000 sementara yang berukuran 65 inch dihargai Rp 90.000.000.

Sunday, 20 October 2013

Hands-On Review ASUS VN247H: Siap Untuk Gaming Multi-Monitor

Seiring perkembangan teknologi graphics card, tren bermain game pun kini mulai bergeser ke tingkat lebih tinggi lagi. Salah satu tren tersebut adalah mulai digunakannya lebih dari satu buah monitor untuk bermain game. Tentu saja hal ini didukung pula dengan semakin matangnya teknologi multi-monitor milik AMD dengan Eyefinity dan NVIDIA dengan Surround. Tentu saja konfigurasi multi-monitor akan menguras kekuatan graphics card hingga maksimal sehingga dibutuhkan graphics card dengan performa di atas rata-rata.

asus vn247h multi monitor config

Teknologi gaming multi-monitor dari AMD dan NVIDIA setidaknya membutuhkan tiga monitor sejenis untuk dapat digunakan. Walaupun mencari monitor untuk konfigurasi multi-monitor tidak terlalu sulit ternyata ada hal lain yang cukup menyulitkan yaitu memilih monitor monitor dengan ukuran bezel seminimal mungkin. Pada konfigurasi multi-monitor, semakin kecil ukuran bezel monitor tentu saja akan membuat pandangan pengguna terutama gamer lebih leluasa.

Salah satu LCD monitor di pasaran yang menawarkan ukuran bezel tipis adalah ASUS VN247H. LCD monitor berukuran 23,6 inci ini memiliki ukuran bezel kurang dari 1 cm. Tidak hanya itu, penggunaan panel dengan response time 1 milliseconds (gray-to-gray) diklaim mampu membuat LCD monitor ini tetap menghasilkan gambar bebas bayangan pada adegan cepat baik pada game maupun film. Hadirnya dua feature tersebut tampaknya menguatkan dugaan jika LCD monitor ini memang dipersiapkan untuk mengakomodir kalangan gamer.

Ingin tahu lebih jauh mengenai feature andalah yang ditanamkan ASUS di dalam LCD monitor tersebut? Inilah ulasan lengkapnya.

ASUS VN247H

Spesifikasi
Display Panel Size: Wide Screen 23.6″(59.9cm) 16:9

True Resolution : 1920×1080

Full HD 1080P : Yes

Pixel Pitch : 0.2715mm

Brightness(Max) : 250 cd/㎡

ASUS Smart Contrast Ratio (ASCR) : 80000000:1

Viewing Angle (CR≧10) : 170°(H)/160°(V)

Response Time : 1ms (Gray to Gray)

Display Colors : 16.7M
Video Feature Trace Free Technology

SPLENDID Video Intelligence Technology

SPLENDID Video Preset Modes : 6 Modes

Skin-Tone Selection : 3 Modes

Color Temperature Selection : 4 Modes

QuickFit (modes) : Yes (Letter/Alignment Grid/Photo Modes)

HDCP support
Audio Features Stereo Speakers : 2W x 2 Stereo RMS
Convenient Hotkey SPLENDID Video Preset Mode Selection

Auto. Adjustment

Brightness Adjustment

Volume Adjustment

Input Selection

QuickFit
I/O Ports Signal Input : HDMI x 2, D-Sub, DVI-D (via HDMI-to-DVI cable)

PC Audio Input : 3.5mm Mini-Jack

AV Audio Input :

Earphone jack : 3.5mm Mini-Jack
Signal Frequency Analog Signal Frequency : 24~83 KHz(H)/ 50~75 Hz(V)

Digital Signal Frequency : 24~83 KHz(H)/ 50~75 Hz(V)
Power Consumption Power ON: < 22.7W*

Power Saving Mode : < 0.5W

Power Off Mode : < 0.5W
Mechanical Design Chassis Colors : Black

Tilt : +20°~-5°

VESA Wall Mounting : 100x100mm
Security Kensington lock
Dimensions Phys. Dimension with Stand(WxHxD) :548.6×394.9×194.2mm

Box Dimension (WxHxD) : 602x478x128mm
Weight Net Weight (Esti.): 3.7 kg

Gross Weight (Esti.):5.8 kg
Accessories VGA cable

Audio cable

Power cord

Quick start guide

HDMI-to-DVI cable

Warranty Card

 

Kemasan dan Paket Penjualan

asus vn247h box
asus vn247h sales package
Bersama unit monitor, ASUS menyertakan paket penjualan sebagai berikut:
  • 3x Power cable
  • D-Sub to D-Sub cable
  • HDMI to DVI cable
  • 3,5 mm to 3,5 mm audio cable
  • Quick Start Guide
  • ASUS VIP Member Notice

    Monitor

    asus vn247h monitor

    ASUS VN247H tampil elegan dengan balutan bodi berwarna hitam. Permukaan bezel monitor dan layar menggunakan bahan tidak mengilap sehingga pengguna tidak perlu khawatir terganggu oleh pantulan bayangan benda-benda di sekitar monitor. LCD monitor ini memiliki ukuran diagonal 23,6 inci dengan resolusi gambar 1920 x 1080 piksel.

    asus vn247h bezel fix

    ASUS VN247H memiliki lebar bezel 9 mm atau sesuai dengan klaim yang diberikan yaitu di bawah 1 cm. Akan tetapi, jika memperhatikan gambar di atas, tidak seluruh pemukaan layar monitor digunakan untuk menampilkan. Alhasil terdapat jarak sekitar 2 mm di antara bezel monitor dan area tampilan pada layar. Pada konfigurasi multi-monitor, tentu saja area tidak aktif tersebut dapat dianggap sebagai area tambahan bezel monitor.

    asus vn247h input connectors
    asus vn247h power connector

    ASUS VN247H menyediakan konektor sebagai berikut:
    • 2x HDMI
    • 1x D-Sub
    • 1x 3,5 mm audio jack output
    • 1x 3,5 mm audio jack input
    • 1x Power connector

    LCD monitor ini telah dilengkapi dua buah speaker internal dengan output RMS sebesar 2 Watt sehingga pengguna tidak perlu lagi menyediakan speaker tambahan. Pengguna yang kurang puas dengan kualitas speaker internal dapat menghubungkan speaker kesayangan mereka ke monitor ini melalui konektor audio 3,5 mm.

    asus vn247h menu
    asus vn247h menu buttons

    ASUS menempatkan tombol-tombol pengoperasian menu di sebelah kanan bawah belakang monitor. Tombol-tombol tersebut terdiri dari (kiri ke kanan gambar pertama):
    • QuickFit button
    • Splendid/Menu Exit button
    • Decrease Value/Audio Volume button
    • Menu button
    • Increase Value/Brightness button
    • Input Selection button
    • Power On/Off button
    asus vn247h vesa mount
    ASUS VN247H dilengkapi VESA mounting dengan ukuran 100 x 100 mm sehingga memungkinkan untuk ditempelkan pada LCD wall mounting.

    asus vn247h kensington lock
    ASUS tidak lupa menghadirkan feature keamanan Kensington lock.


    Menu

    Menu ASUS VN247H tergolong mudah untuk dimengerti bahkan untuk pengguna awam. Walaupun begitu, diperlukan sedikit adaptasi untuk mengoperasikan menu dengan lancar mengingat pengguna perlu meraba-raba tombol di belakang layar.

    Kemampuan dan Feature

    ASUS VN247H menyediakan sebuah feature unik bernama Splendid Video Intelligence Technology. Feature ini menyediakan 6 buah preset setting berbeda yang dapat disesuaikan dengan kondisi pemakaian. Enam buah preset setting tersebut adalah Standard Mode, Theater Mode, Game Mode, Night View Mode, sRGB Mode, dan Scenery Mode.

    Standard Mode dioptimalkan untuk melakukan editing dokumen sementara Theather Mode dioptimalkan untuk menonton film. Sementara itu Game Mode dioptimalkan saat pengguna menjalankan game dan Night View Mode dioptimalkan untuk bermain game atau menonton film dengan dominasi adegan di kegelapan. Untuk sRGB Mode dan Scenery Mode cock digunakan untuk melihat koleksi foto atau gambar di PC pengguna.

    Di bawah ini kami tampilkan perbedaan tampilan di antara 6 preset setting dari feature Splendid Video Intelligence Technology.

    (*) Hasil di bawah didapatkan dengan memotret LCD monitor. Tampilan pada gambar di bawah belum tentu sama dengan tampilan saat Anda melihat langsung ke LCD monitor ini.
    asus vn247h 01 standard in movie
    Standard Mode (Movie)

    asus vn247h 02 theater in movie
    Theater Mode (Mode)

    asus vn247h 03 game in movie
    Game Mode (Movie)

    asus vn247h 04 night view in movie
    Night View Mode (Movie)

    asus vn247h 05 sRGB in movie
    sRGB Mode (Movie)

    asus vn247h 06 scenary in movie
    Scenery Mode (Movie)

    asus vn247h 01 standard in game
    Standard Mode (Game)

    asus vn247h 02 theater in game
    Theater Mode (Game)

    asus vn247h 03 game in game
    Game Mode (Game)

    asus vn247h 04 night view in game
    Night View Mode (Game)

    asus vn247h 05 sRGB in game
    sRGB Mode (Game)

    asus vn247h 06 scenary in game
    Scenery Mode (Game)

    Untuk melihat kemampuan ASUS VN247H, kami menggunakan LCD monitor Full HD ini untuk melakukan berbagai kegiatan seperti menonton film, bermain game, menjelajah dunia maya, dan juga mengetik artikel ini.

    Saat kami gunakan untuk menonton film, ASUS VN247H mampu menampilkan film dengan kualitas memuaskan untuk LCD monitor sekelasnya. Saat kami gunakan feature Splendid Video Intelligence Technology, kami menjumpai preset Theater Mode dan Scenery Mode mampu menghasilkan warna lebih cerah dibandingkan preset lainnya. Cukup disayangkan kami menjumpai gejala bleeding pada sisi bawah layar saat menampilkan area gelap. Gejala bleeding tidak kami temukan saat sisi bawah layar tidak menampilkan warna gelap.

    Bermodalkan response time 1 miliseconds, ASUS VN247H mampu menampilkan game bertempo cepat yang kami mainkan tanpa mengalami gejala ghosting. LCD monitor ini juga dilengkapi feature Trace Free untuk meningkatkan tingkat response time pada layar. Tentu saja kami juga menyempatkan diri untuk mencoba kemampuan ASUS VN247H pada konfigurasi multi-monitor yang kami tampilkan di artikel ini: Menjajal AMD Eyefinity: Pengalaman Gaming Sinematik!


    Saat LCD monitor ini menampilkan konten teks seperti saat kami mengetik dokumen atau menjelajah dunia maya, teks mudah dibaca walaupun kami tidak menghidupkan feature Clear Type. Sebagai pengujian terakhir kami pun mengukur konsumsi daya monitor ini pada kondisi default dan mendapatkan hasil seperti di bawah ini:
    Konsumsi Daya
    ECO Mode Off
    • Full Load: 23 Watt
    • Idle: 23 Watt
    ECO Mode On
    • Full Load: 15 Watt
    • Idle: 14 Watt

      Kesimpulan

      asus vn247h monitor

      Seperti kebanyakan LCD monitor di atas 20 inci keluaran terbaru, ASUS VN247H menawarkan resolusi gambar Full HD alias 1920 x 1080 piksel. Akan tetapi, LCD monitor dengan ukuran diagonal 23,6 inci ini ternyata tidak hanya mengandalkan resolusi gambar tinggi sebagai nilai jualnya. ASUS VN247H juga menawarkan nilai lebih di sisi response time, ukuran bezel monitor, kelengkapan konektor, dan juga beragam feature andalan ASUS di dalamnya.

      ASUS VN247H hadir dengan response time 1 miliseconds dimana dengan spesifikasi seperti itu membuat LCD monitor ini mampu menampilkan gambar terbaiknya tanpa perlu khawatir adanya efek bayangan pada adegan cepat terutama pada saat menonton film atau bermain game. Sementara itu, kecilnya ukuran bezel membuat LCD monitor ini cocok digunakan untuk membangun konfigurasi multi-monitor seperti untuk menjalankan game dengan feature AMD Eyefinity atau NVIDIA Surround. Tidak hanya itu, ASUS juga menanamkan berbagai feature andalan mereka seperti Splendid Video Intelligence Technology untuk memaksimalkan tampilan monitor sesuai dengan kondisi penggunaan. Kemampuan seperti itu ternyata tidak perlu dibayar dengan konsumsi daya tinggi dimana LCD monitor ini hanya mengonsumsi daya di bawah 25 Watt pada kondisi normal dan tidak lebih dari 15 Watt dengan menghidupkan ECO Mode.

      Bermain game dengan tiga monitor ASUS VN247H tentu memberikan pengalamn gaming berbeda dibandingkan pada umumnya.

      Selain mampu menampilkan kualitas tampilan memuaskan, ASUS VN247H juga hadir dengan perlengkapan melimpah. Sebut saja hadirnya dua port HDMI, D-Sub, konektor audio input dan output, speaker stereo internal, dan VESA mounting. Tidak hanya itu, ASUS pun menyertakan paket penjualan lengkap seperti adanya kabel DVI to HDMI, D-Sub, dan 3 tipe kabel listrik.

      Meskipun terdapat beberapa kekurangan, ASUS VN247H berhasil menebusnya dengan menghadirkan sebuah LCD dengan kemampuan menghadirkan kualitas tampilan maksimal di kelanya beserta segudang feature di dalamnya. Saat ini ASUS VN247H dijual pada kisaran harga 3,1- 3,2 juta rupiah.

Hands-On Review EGO Smart Beam: Proyektor Portabel Berukuran Kecil

Beberapa waktu lalu, sebuah perangkat dari EGO yang bernama Smart Beam hadir di lab. pengujian kami. Nama yang diusung oleh produk tersebut sempat membuat kami bingung dan menerka-nerka, produk apakah sebenarnya Smart Beam ini? Beberapa diantara kami menebak perangkat tersebut adalah sebuah produk yang berhubungan dengan jaringan nirkabel dari kata “Beam” yang disandangnya. Selain itu, ada juga yang menebak bahwa perangkat tersebut adalah senjata laser seperti yang biasa digunakan di film atau game bertema Sci-Fi. Namun, ternyata tebakan kami, terutama tebakan kedua, salah.

IMG_5300

Smart Beam adalah sebuah proyektor portabel yang berukuran sangat kecil. Proyektor tersebut memiliki ukuran yang bahkan tidak sampai seukuran telapak tangan seorang anak sekolah dasar! Walaupun begitu, proyektor tersebut benar-benar berfungsi layaknya sebuah proyektor standar dan bahkan memiliki speaker dan baterai internal! Lalu, kemampuan seperti apa saja yang ditawarkan oleh proyektor Smart Beam tersebut? Simak pembahasan kami dalam artikel berikut ini!

Paket Penjualan

IMG_5293
EGO Smart Beam hadir dalam kemasan box sederhana dengan ukuran tidak terlalu besar. Beberapa perlengkapan turut menemani unit Smart Beam dalam paket penjualan yang dikemas dalam box tersebut, yaitu:

Kabel HDMI to Micro HDMI dan kabel MHL.
Kabel HDMI to Micro HDMI dan kabel MHL.

Quick Start Guide
Quick Start Guide

Adapter daya
Adapter daya

Silicon case
Silicon case

Dalam paket penjualan Smart Beam, tersedia pula sebuah silicon softcase yang dapat digunakan untuk melindungi unit proyektor tersebut. Satu hal yang perlu diperhatikan, ketika memasang softcase tersebut, jangan sampai sisi softcase menghalangi lubang-lubang ventilasi yang ada di sekeliling unit Smart Beam.

 

EGO Smart Beam

IMG_5314
Spesifikasi yang tertera di box paket penjualan.
Spesifikasi yang tertera di box paket penjualan.

Inilah Smart Beam, proyektor terkecil yang pernah singgah di lab. pengujian kami! Selain ukurannya yang memang benar-benar kecil, proyektor yang satu ini benar-benar terlihat sederhana sekali. Di sekeliling unit proyektor ini hanya terdapat 2 port masing-masing untuk daya dan input, 1 switch putar untuk fokus, dan 1 tombol on/off.
Port daya dan switch fokus.
Port daya dan switch putar untuk fokus.

Tombol power dan port input.
Tombol power dan port input.

Smart Beam hanya memiliki satu port input dengan jenis Micro HDMI. Untuk mendukung penggunaan input Micro HDMI tersebut, dalam paket penjualan Smart Beam, EGO menyertakan 2 buah kabel, yaitu HDMI to Micro HDMI dan MHL to Micro HDMI, serta sebuah adapter 5 pin to 11 pin MHL. Sayangnya, EGO tidak menyertakan kabel Micro HDMI to Micro HDMI ataupun konverter HDMI to Micro HDMI yang dapat digunakan untuk mengadaptasi penggunaan perangkat input yang hanya memiliki port Micro HDMI.

IMG_5310

Untuk sumber daya, Smart Beam bisa dioperasikan dengan menggunakan daya dari adapter yang tersedia di paket penjualan maupun daya dari baterai internal. Adapter daya yang tersedia di paket penjualan menggunakan konektor sejenis Micro USB untuk terhubung ke perangkat, baik untuk menyalurkan daya yang digunakan untuk operasional perangkat maupun untuk mengisi daya baterai internal.

Penggunaan

Untuk melihat kemampuan dari Smart Beam, kami mencoba menggunakan perangkat tersebut di berbagai kondisi ruangan dengan 2 perangkat yang digunakan sebagai sumber gambar, yaitu sebuah laptop berbasis sistem operasi Windows 7 dan sebuah smartphone Android. Laptop yang kami gunakan memiliki port HDMI, sehingga kami bisa langsung menggunakan kabel HDMI to Micro HDMI yang disertakan untuk menghubungkan laptop ke unit Smart Beam. Namun, untuk smartphone, karena smartphone yang kami gunakan hanya memiliki port Micro HDMI, kami harus menggunakan adapter HDMI to Micro HDMI tambahan yang tidak disertakan dalam paket penjualan proyektor.

IMG_5325

Ukuran kecil yang diusung Smart Beam membuat proyektor tersebut tidak memiliki mekanisme pengoperasian yang rumit. Pengguna hanya perlu menghidupkan perangkat, memasang input, dan mengarahkan proyektor ke bidang proyeksi. Tidak diperlukan pengaturan apapun di proyektor, karena memang proyektor ini tidak memiliki mekanisme pengaturan apapun didalamnya.

Kami mencoba menggunakan Smart Beam untuk menampilkan berbagai jenis visual ke bidang proyeksi dari kedua sumber gambar yang kami gunakan, seperti desktop, foto, video, dan materi presentasi. Ketika menggunakan smartphone, kami tidak mengalami kesulitan dalam menampilkan proyeksi layar dengan menggunakan proyektor ini. Tampilan proyeksi akan langsung menyesuaikan orientasi horizontal dari smartphone dan kami bisa memutar video serta menampilkan foto dengan baik tanpa terasa adanya lag.

Proyeksi yang ditampilkan Smart Beam ketika kami mengujinya dengan menggunakan smartphone Android.
Proyeksi yang ditampilkan Smart Beam ketika kami mengujinya dengan menggunakan smartphone Android.

Kami juga mencoba untuk memutar video pada smartphone dan menampilkannya melalui proyektor ini.
Kami juga mencoba untuk memutar video pada smartphone dan menampilkannya melalui proyektor ini.

Terakhir, kami juga mencoba menampilkan beberapa foto yang ada di dalam smartphone melalui Smart Beam.
Terakhir, kami juga mencoba menampilkan beberapa foto yang ada di dalam smartphone melalui Smart Beam.

Beralih ke sumber gambar dari laptop. Ketika pertama kali menghubungkan Smart Beam ke laptop dengan kabel HDMI, laptop langsung menyesuaikan tampilan dengan menjalankan kedua display, LCD laptop dan proyektor, dalam mode “Duplicate”. Penasaran dengan resolusi maksimal yang bisa dijalankan oleh Smart Beam, kami mencoba mengatur Screen Resolution di Windows 7 dan mengatur kedua display untuk beroperasi secara terpisah dalam mode Extended. Kami berhasil mendapatkan opsi pengaturan resolusi 720 x 576 sebagai resolusi maksimal yang didukung dan ternyata proyektor Smart Beam benar-benar bisa menampilkan resolusi tersebut walaupun di spesifikasi resmi yang tertera di box perangkat tersebut hanya mendukung resolusi tampilan hingga 640 x 480 saja.

SS 1
Ketika menghubungkan Smart Beam ke laptop dan menampilkan jendela browser, kami merasa agak kurang nyaman dengan resolusi rendah yang dimiliki proyektor ini.

Ketika menghubungkan Smart Beam ke laptop dan menampilkan jendela browser, kami merasa agak kurang nyaman dengan resolusi rendah yang dimiliki proyektor ini.
Dari laptop, kami mencoba untuk menampilkan beberapa tampilan melalui Smart Beam, seperti membuka website, menampilkan presentasi serta foto. Tidak berbeda dengan ketika menggunakan smartphone, proyektor ini mampu memberikan respon yang baik.

Selain visual, Smart Beam juga bisa menghasilkan suara karena telah dilengkapi dengan speaker internal. Kualitas suara dari speaker tersebut memang tidak terlalu tinggi, tetapi sudah cukup baik untuk menghasilkan suara yang cukup nyaman didengar ketika kami mencobanya untuk memutar sebuah film.


Pengujian Penggunaan di Berbagai Kondisi Pencahayaan

Setelah mendapatkan gambaran kemampuan proyektor Smart Beam dalam menampilkan berbagai jenis visual, kami ingin mencoba mendapatkan gambaran kemampuan proyektor tersebut untuk menampilkan proyeksi di berbagai kondisi pencahayaan ruangan. Untuk melakukan hal tersebut, kami mengoperasikan Smart Beam di ruang rapat kantor kami pada jarak yang bisa menampilkan proyeksi yang dapat dilihat dengan nyaman dari seluruh ruangan, kurang lebih 1.8 meter dari bidang proyeksi.

Tampilan proyeksi ketika ruangan berada dalam pencahayaan minimal.
Tampilan proyeksi ketika ruangan berada dalam pencahayaan minimal.

Pencahayaan sedang.
Pencahayaan sedang.

Seluruh lampu di dalam ruangan dinyalakan.
Seluruh lampu di dalam ruangan dinyalakan.

Mengingat spesifikasi resmi dari proyektor tersebut hanya mencantumkan tingkat kekuatan proyeksi sebesar 35 Lumens, kami tidak terlalu terkejut ketika mendapati proyektor ini tidak mampu menghasilkan tampilan proyeksi yang masih bisa dilihat ketika pencahayaan ruangan diatur ke tingkat tertinggi, dimana semua lampu yang ada dalam ruangan dinyalakan. Walaupun begitu, dengan ukurannya yang sangat kecil tersebut, kami rasa hal itu bisa dimaklumi.

Pengujian Baterai

Salah satu daya tarik utama pada Smart Beam adalah baterai internal yang telah terpasang di dalam perangkat tersebut. Baterai tersebut memberikan kemampuan lebih bagi Smart Beam, dimana perangkat tersebut bisa beroperasi dengan normal tanpa perlu terhubung ke sumber listrik secara langsung.
Setelah melakukan percobaan memutar video tanpa menghidupkan suara melalui sebuah smartphone yang terhubung ke Smart Beam, kami mendapatkan daya tahan baterai rata-rata sepanjang 1 jam 55 menit. Daya tahan baterai hasil pengujian kami tersebut hanya berbeda 5 menit dari daya tahan baterai yang tertera di bagian spesifikasi perangkat di box. Namun, perlu diingat, daya tahan baterai tersebut mungkin bisa saja berkurang bila pengguna juga menggunakan Smart Beam untuk menghasilkan output audio.

Konsumsi Daya

IMG_5342

Ukuran kecil yang diusung proyektor Smart Beam ini berimbas juga pada konsumsi daya dari perangkat tersebut. Ketika kami uji, perangkat tersebut hanya membutuhkan daya sebesar 8 Watt ketika berada dalam kondisi off dan mengisi daya baterai internal. Ketika berada dalam kondisi on dan idle, perangkat tersebut membutuhkan daya sebesar 8.5 Watt. Konsumsi daya puncak yang kami catat berada di kisaran 9.5 Watt – 9.7 Watt ketika kami menggunakan perangkat tersebut untuk memutar video.

Kesimpulan

 

IMG_5339

Terlepas dari ukuran kecilnya, Smart Beam bisa dikatakan memiliki kemampuan yang cukup memadai untuk sebuah proyektor portabel. Baterai internal yang ada didalamnya membuat perangkat yang satu ini benar-benar bisa disebut sebagai proyektor portabel dan kemampuan yang diusungnya pun mampu membuat perangkat yang satu ini menjadi teman yang menyenangkan untuk menampilkan proyeksi di mana saja.

Perlu diingat, proyektor ini secara resmi hanya mendukung resolusi hingga 640 x 480 saja. Walaupun dalam pengujian kami proyektor tersebut mampu menampilkan gambar dengan resolusi lebih tinggi dari yang disebutkan oleh produsen tersebut, resolusi tersebut masih jauh di bawah standar minimal yang ada saat ini, yaitu 1024 x 768 atau 1280 x 720.

Kelebihan:
  • Ukuran kecil
  • Baterai dan speaker internal
Kekurangan:
  • Resolusi tampilan terbatas