Selamat Datang ,Dan Selamat Membaca, Enjoyy :)

Sunday, 28 November 2010

Boeing Dan EADS Bersaing Dalam Tender Pesawat Tanker


Washington - Boeing dan EADS (European Aeronautic Defence and Space) saat ini bersaing memperebutkan kontrak pengadaan sebanyak 179 unit pesawat tanker USAF. Sejak Juli 2010, kedua kontraktor tersebut telah memasukkan penawaran, Boeing menawarkan derivatif Boeing 767 (KC-767) sementara EADS menawarkan Airbus A330 (KC-45).
Kompetisi ini ternoda karena USAF pada awal November telah mengirimkan dokumen penawaran Boeing ke EADS dan juga sebaliknya. Menurut juru bicara USAF (21/11), Kolonel Les Kodlick, pihaknya mengakui itu adalah kesalahan administratif dan dokumen yang bocor hanya melibatkan informasi pilihan. Salah satu informasi tersebut adalah penawaran harga. CEO Boeing, Jim McNerney mengatakan dari informasi tersebut Boeing memasukan harga penawaran yang lebih rendah daripada EADS. Umumnya siapa yang memasukan harga lebih rendah itulah yang menjadi pilihan.
Tender pengganti pesawat tanker USAF yang telah uzur yaitu KC-135 memang sangat bermasalah. Tahun 2008, EADS yang menggandeng Northrop Grumman telah dinyatakan sebagai pemenang tapi dibatalkan oleh Departemen Pertahanan akibat protes Boeing. Sehingga tender senilai US$35 milyar kembali dibuka dan pemenang akan diumumkan awal tahun depan. (SS)

Garuda Memulai Proses Resmi Untuk Bergabung Dengan SkyTeam Alliance


Garuda Indonesia berencana menandatangani perjanjian untuk memulai proses resmi menjadi anggota SkyTeam Alliance pada hari Selasa tanggal 23 November 2010. Dengan penandatanganan ini, maka proses bergabungnya maskapai pelat merah tersebut akan dimulai hingga satu tahun mendatang. Dan jika semuanya berjalan lancar, Garuda akan resmi menjadi anggota aliansi ini mulai tahun 2012.
Selain Garuda, maskapai penerbangan Aerolineas Argentina, China Eastern dan China Airlines telah menandatangani perjanjian ini dan sedang dalam proses resmi sebelum dinyatakan berhak bergabung dalam jajaran aliansi ini, yang merupakan aliansi kedua terbesar di dunia setelah Star Alliance.
SkyTeam Alliance berpusat di Bandara Schipol, Belanda dan beranggotakan 13 maskapai penerbangan ternama di dunia. Aliansi yang berdiri pada tahun 2000 ini, terhitung hingga bulan Oktober 2010 telah menerbangkan 385 juta penumpang pada 12.500 penerbangan yang dilayani oleh 3.400 pesawat. (RH)

Cathay Targetkan Pendapatan Naik Dua Kali Lipat


Hongkong - Cathay Pasific Airways berharap pada tahun ini akan meraih pendapatan dua kali lipat yaitu HK$12.5 milyar (US$1.6 milyar) dari tahun sebelumnya yang sebesar HK$4,7 milyar.
Maskapai terbesar di Hongkong ini mengalami lonjakan penumpang sebesar 11% dan volume kargo sebesar 20% hingga Oktober 2010. Kenaikan dipicu karena wisatawan kembali melakukan perjalanan dan eksportir yang meningkatkan pengiriman produknya ke luar negeri.
Cathay memprediksi pendapatan tahun depan akan mencapai HK$ 22 milyar yang termasuk pendapatan dari penjualan saham Hongkong Air Cargo Terminals dan Hongkong Aircraft Engineering. CEO Cathay Pasific, Tony Tyler sangat berharap tahun depan adalah tahun yang luar biasa bagi Cathay setelah melalui tahun-tahun sulit akibat krisis ekonomi global dan denda sebesar US$78 juta akibat tindakan anti persaingan bisnis kargo oleh Uni Eropa. (SS)

Penutupan Bandara Adisucipto Diperpanjang


Yogyakarta - Kementerian Perhubungan memutuskan memperpanjang penutupan Bandara Adisucipto dari hari Senin (15/11) sampai Sabtu (20/11). Keputusan ini dikarenakan intensitas erupsi Gunung Merapi masih tinggi.
Meskipun konsentrasi debu vulkanik berada juga di wilayah Semarang dan Solo tapi menurut Dirjen Perhubungan Udara Herry Bakti dinilai masih aman sehingga menghimbau maskapai untuk mengalihkan penerbangan kesana.
Beberapa maskapai telah melakukannya seperti Mandala yang mengalihkan seluruh penerbangannya ke Semarang. Sementara Lion Air mengalihkan ke Solo. Indonesia Air Asia memilih menghentikan seluruh kegiatan penerbangan ke Yogyakarta maupun Solo. Kerugian akibat letusan Gunung Merapi tak terelakan bagi maskapai, baik secara pendapatan maupun perawatan dalam membersihkan pesawat dan mesinnya dari debu Merapi. (SS)

Saturday, 13 November 2010

Filipina Berharap Keluar Dari Daftar Hitam ICAO


Manila - Pemerintah Filipina berharap bulan depan, ICAO akan mengeluarkan negaranya dari daftar hitam penerbangan yang tidak aman. Selama masih berada dalam daftar hitam, maskapai asal Filipina dilarang terbang ke AS dan Eropa.
Maskapai asal Filipina dilarang terbang ke AS sejak tahun 2008 sementara Eropa melarangnya sejak Maret 2010 lalu. Alasannya bahwa Filipina tidak mampu memenuhi persyaratan standar keselamatan penerbangan yang berlaku internasional.
Tim dari ICAO akan datang Desember mendatang dan akan melakukan inspeksi terhadap industri penerbangan Filipina. Kepala Regulator Penerbangan Filipina, Alfonso Cusi menyatakan bahwa persyaratan ICAO telah dipenuhi 87 dari 89 persyaratan yang ditetapkan bagi maskapai-maskapai asal Filipina. Cusi sangat berharap karena telah memenuhi sebagian besar persyaratan itu akan segera mengeluarkan Filipina dari daftar hitam ICAO. (TGC)