Selamat Datang ,Dan Selamat Membaca, Enjoyy :)

Friday, 21 May 2010

Garuda Segera Jual Boeing 737 Series Lama


Jakarta - Garuda Indonesia akan segera menjual delapan unit Boeing 737 dari tipe lama setelah mendapatkan izin dari pemegang saham. Menurut Direktur Strategi dan Teknologi Informasi Garuda Elisa Lombantoruan, banyak maskapai nasional yang ingin membeli pesawat eks Garuda tersebut karena dirawat dengan baik walaupun ia menyadari pasaran pesawat ini sedang anjlok karena krisis ekonomi.
Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan akan melakukan phase out atau menyingkirkan 16 pesawat Boeing dari tipe lama seiring dengan kedatangan 24 pesawat baru yang terdiri atas 23 unit Boeing 737-800NG dan satu unit Airbus 330-200.
Sebagian dari 16 unit Boeing 737 yang terdiri dari series -300, -400, dan -500, tersebut sudah habis masa sewanya sehingga akan dikembalikan ke pihak lessor di Perancis. Sementara pesawat yang berstatus milik akan dijual ke maskapai lain atau diberikan ke Citilink. (SS)

Monday, 17 May 2010

Ban Pintar Cyber Tire Pirelli


Kemajuan teknologi di industri otomotif ternyata tidak hanya menyangkut teknologi di dalam kabin mobil saja, sebab kini ban pun juga menjurus terkena demam itu.

Bahkan pabrikan ban terkemuka, Pirelli saat ini sudah mampu membuat sebuah ban yang bisa 'mengingat' keadaan jalan dan memberikan banyak informasi kepada pengemudi.

Ban canggih yang diberi nama Cyber Tyre ini mampu memberikan informasi dan kondisi terkini jalanan yang anda lewati secara real time yang terhubung ke komputer on board.

Tidak hanya itu, selain mampu memantau tipologi permukaan jalan, ban pintar ini pun juga mampu memantau suhu dan tekanan serta kondisi terkini dari ban tersebut. Kemampuan itu didapat Cyber Tyre dari sebuah transponder yang dipasangkan dibawah telapak ban.

Pirelli mengklaim, dengan menggunakan ban pintar tersebut, sistem elektronik di mobil seperti ESP, ABS, ASR dan semua dynamic control system di kendaraan dapat lebih bekerja optimal dibanding menggunakan ban biasa.

Makam Nisan Seberat 1 Ton

Makam sejatinya hanya dihiasi dengan rangkaian bunga dan tak luput nama sang almarhum tergurat pada batu prasastinya. Namun, bagi seorang maniak, perlu penghargaan khusus.

Makam yang satu ini, dijamin tidak akan menginggalkan kesan suram. Karena orang yang meninggal di dalamnya, Steve Marsh (51) adalah seorang maniak mobil, khususnya BMW.

Berbahagialah dirinya, ketika keluarganya ingin menandai kematiannya dengan sebuah tindakan besar. Mau tau apa? Ya, sebuah mobil BMW M3 yang dipahat menjadi nisan di makam Marsh
.
Setelah mendapat izin dari pemerintah kota London, mereka harus mengimpor batu granit dari Timur Tengah seharga 50.000 poundsterling, dan membuat replika BMW M3 di China, wow! Beratnya saja mencapai satu ton, sehingga dibutuhkan 20 orang untuk meletakkan replika BMW M3 tersebut, agar menjadi rumah terakhir bagi Marsh.

Tidak hanya berbentuk BMW M3, batu nisan ini juga disematkan detil lain seperti lampu bercat perak, dashboard lengkap dan logo kecil BMW pada keempat rodanya. Kendati bentuknya lebih kecil dari mobil BMW M3 sungguhan, namun kesan mewah tetap saja melekat pada makam Steve.

Tidak ketinggalan plat nomor khusus bertuliskan Steve 1'. "Dia adalah seorang penggemar mobil sepanjang hidupnya, ia mencintai mobil lebih dari anaknya sendiri," ujar putri Steve Marsh, Kerry, seperti dilansir Mail, Selasa (11/5/2010).

Thursday, 6 May 2010

Akhirnya Batavia Terbang Ke Jeddah


Jakarta - Otoritas Penerbangan Sipil Kerajaan Arab Saudi telah menyetujui Batavia Air untuk terbang dari Jakarta menuju Jeddah. Menurut juru bicara Kementerian Perhubungan pada hari Rabu (5/5), Bambang S Ervan, informasi ini diperoleh dari Swihandoyo, staf teknik penerbangan di KJRI-Jeddah.
Dengan persetujuan ini Batavia merencanakan terbang perdana rute Jakarta-Jeddah pada tanggal 24 Mei 2010.Sebelumnya, Batavia Air menjanjikan terbang ke Jeddah pada pertengahan tahun 2009. Namun, rencana itu terganjal belum keluarnya izin dari Pemerintah Arab Saudi lewat Otoritas Penerbangan Sipil Kerajaan Arab Saudi . Dalam rencana penerbangan ke kawasan Timur Tengah, Batavia Air akan mengoperasikan dua unit pesawat berbadan lebar dari tipe Airbus A330-200. Selain penerbangan berjadwal, Batavia juga mengantisipasi bila pemerintah meminta maskapai untuk mengangkut jemaah haji Indonesia. (SS)

9 Maskapai Nasional Banding Keputusan KPPU


Jakarta - Buntut dari keputusan denda dari KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha) membuat 9 maskapai yang mendapat sanksi melakukan banding. Sembilan maskapai itu adalah Garuda, Lion, Sriwijaya, Batavia, Merpati, Mandala, Wings, Travel Express, dan Kartika Air telah diputus bersalah karena menjalankan kartel fuel surcharge.
Menurut juru bicara Garuda, Pujobroto, Garuda menolak putusan KPPU itu karena fuel surcharge berlaku lazim pada seluruh penerbangan di dunia dan kebijakan penetapan harga patokan avtur itu untuk menghindari kerugian maskapai akibat fluktasi harga minyak dunia. Pendapat yang senada dilontarkan oleh Direktur Komersial Sriwijaya, Toto Nursatyo yang menganggap fuel surcharge adalah sesuai dengan izin dari Kementerian Perhubungan dan tak mungkin ada kartel karena masing-masing maskapai di Indonesia saling bersaing harga ditiap-tiap rute.
Menurut KPPU yang ditetapkan kemarin (4/5/2010), maskapai-maskapai tersebut dinilai bersalah dan menghukum dengan membayar Rp586 miliar karena melakukan kesepakatan penetapan harga patokan avtur periode 2006-2009 dan menyebabkan konsumen merugi hingga Rp13.8 triliun. KPPU menilai harga patokan tersebut tergolong mahal karena mencapai Rp. 20,000,00/liter sementara harga avturnya sudah Rp.5,921,00/liter. Ini dianggap bertentangan dengan UU Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat. (SS)