Selamat Datang ,Dan Selamat Membaca, Enjoyy :)

Friday, 23 April 2010

Tata Motor Akan Segera Luncurkan Aria nya

Tata Motors akan meluncurkan kendaraan Aria crossovernya di beberapa bulan mendatang, hal tersebut dikutip Telegraph. Tata Motors juga berencana untuk mengekspor Aria, namun tidak dalam waktu dekat.



Tata Aria merupakan hasil penyilangan antara MPV dan SUV. Ini akan memiliki mesin injeksi langsung 2.2-liter diesel yang juga memberikan tenaga untuk Safari dan Sumo Grande. Kemungkinan untuk membawa label harga antara Rs 12 lakh dan Rs 14,5 lakh, yang akan menjadikan Aria kendaraan Tata yang paling canggih.

The Aria Tata juga akan dijual di Amerika Serikat, Inggris dan Eropa pada dekade berikutnya. Diharapkan untuk pilihan baru yang menawarkan tenaga mesin yang canggih, The Aria akan mencoba menawarkan semua kenyamanan, tetapi pada label harga yang lebih rendah. Roda empat dan roda dua opsi drive akan ditawarkan, mungkin pada semua varian.


(dato/ iv/berbagai sumber)

Restrukturisasi Merpati Hampir Final



Jakarta - Restrukturisasi PT Merpati Nusantara Airlines mendekati tahap finalisasi. Menurut Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu, restrukturisasi tersebut segera rampungsetelah mendapat pinjaman dalam bentuk sub loan agreement (SLA) dari pemerintah.

Dana tersebut akan diprioritaskan untuk penambahan armada pesawat berbaling-baling yaitu 15 pesawat MA-60 dari Xian Aircraft, China, 20 unit pesawat SAAB 340B Plus dari Swedia, dan 7 pesawat ATR 72 dari Perancis.

Dengan mendatangkan pesawat tersebut, lanjut Said Didu, diproyeksikan laba usaha Merpati pada 2010 bisa meningkat dibanding tahun sebelumnya. Laba usaha Merpati tahun 2009 mencapai Rp 5,4 miliar, melonjak dari rugi usaha sekitar Rp 213 miliar pada 2007, dan rugi usaha Rp 654 miliar pada 2008. Pada tahun ini menargetkan Merpati mampu mencetak laba bersih sebesar Rp 25 miliar. (SS)

Penerbangan Jakarta-Eropa Ditutup Akibat Debu Gunung Islandia


Tangerang- Kebijakan menutup semua penerbangan ke Eropa karena abu vulkanik gunung berapi Eyjallajokull di Islandia ikut berdampak terhadap penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. Perusahanan jasa penerbangan KLM dan Lufthansa hanya melayani penerbangan untuk tujuan Jakarta-Malaysia dan Jakarta-Singapura. Mereka tak mau melayani penerbangan selanjutnya dari Malaysia ke Belanda dan Singapura-Frankfurt.

Menurut Kepala Humas Angkasa Pura II Andang Santosa sudah ada peringatan untuk sementara penerbangan tidak berlanjut ke Eropa sampai tanggal 22 April. Penerbangan KLM dan Lufthansa stop over masing-masing di Malaysia dan Singapura. Mereka tidak memaksakan untuk melanjutkan perjalanan ke Belanda dan Frankfurt karena debu akan merusak mesin dan mengganggu perjalanan. (SS)

Garuda Melakukan Program Peremajaan Armada


Jakarta - Garuda Indonesia mulai melakukan program peremajaan armada dengan mempensiunkan pesawat-pesawat Boeing series lama dengan yang baru. Tahun ini diperkirakan ada 16 unit Boeing 737-300/-400/-500 yang akan disingkirkan dari jajaran armada Garuda.

Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar mengatakan, dengan berdatangannya pesawat terbaru, pesawat lama pun akan ditiadakan sebagian dikembalikan ke lessor, sebagian akan dijual, dan kemungkinannya ada yang dihibahkan lagi ke Citilink (salah satu unit bisnis Garuda) dan unit kargo.

Ia menjelaskan, tahun ini diproyeksikan Garuda akan kedatangan 24 pesawat, yaitu 23 pesawat Boeing 737-800 Next Generation dan satu unit Airbus 330-300. Dengan demikian proses penyingkiran sebanyak 16 pesawat tersebut tidak akan berpengaruh terhadap layanan penumpang. Total saat ini Garuda mengoperasikan 70 pesawat yang terdiri atas 25 unit Boeing 737-800 NG, Airbus A330-300 enam unit, Airbus A330-200 lima unit, dan tiga unit Boeing 747-400.
Sesuai dengan program kerja perusahaan, kata Emirsyah, Garuda menargetkan untuk dapat bersaing dengan maskapai bintang lima. Karena itu, pesawat yang akan dioperasikan adalah pesawat-pesawat paling modern. Setidaknya, semua Boeing 737 series lama sudah tidak dioperasikan tahun 2014.

CAE Menjual Tiga Simulator Kepada Lion

Montreal - CAE berhasil menjual tiga unit Full Flight Simulator (FFS) kepada Lion dengan total nilai sebesar $37.3 juta. FFS tersebut terdiri dari satu unit FFS ATR-72 dan sisanya Boeing 737-900NG. Selain tiga simulator, sebagai bagian dari kontrak, CAE menjual dua unit Integrated Procedures Trainers (IPT), CAE Simfinity.
Sebagai tahap pertama pengiriman akan diserahkan pada tahun 2011 yaitu dua unit simulator dan dua unit IPT Boeing 737-900NG dan sisanya akan diserahkan kemudian. Pengadaan ini merupakan tambahan simulator yang telah dimiliki Lion. Selama dua tahun, Lion memiliki satu unit CAE FFS Boeing 737-900NG dan satu unit IPT Boeing 737.
Menurut CAE Group President, Civil Simulation Products, Training and Services, Jeff Roberts mengatakan dengan pembelian kembali simulator menunjukan kepercayaan Lion terhadap produk canggih dari CAE. FFS Lion buatan CAE memang canggih dan masuk Level D sebagai level tertinggi kelas simulator yang ada di Indonesia. Simulator menggunakan teknologi maju full six-degree-of-freedom CAE True electric motion systems dan generasi baru sistem visual CAE Tropos-6000, termasuk proyektor liquid crystal on silicon (LCoS) dan teknologi 200- by 40-degree field-of-view visual displays.(SS)