Thermaltake TteSports Poseidon
Keyboard memang menjadi salah satu elemen paling krusial untuk
menikmati pengalaman PC gaming secara optimal, apalagi ketika Anda harus
berkutat dengan genre yang memang membutuhkan kombinasi tombol yang
lebih kompleks daripada sekedar bergerak maju dan mundur. Karena pada
akhirnya, semua peripheral diciptakan untuk satu tujuan yang sama:
menawarkan kenyamanan yang paling maksimal. Kondisi dimana Anda tidak
harus berhadapan dengan serangkaian masalah kecil yang mungkin bisa
diakibatkan dari kelelahan atau keterbatasan fungsi dari peripheral yang
Anda miliki. Di ranah keyboard, solusi ini ditawarkan oleh desain
mekanikal yang kini seolah menjadi standar tersendiri di kalangan
produsen. Seperti Thermaltake yang akhirnya meluncurkan keyboard gaming
mekanikal terbarunya – Poseidon.
Desain dan Fitur
Thermaltake
tidak menghadirkan fitur “ajaib” di Poseidon ini. Ia ditawarkan sebagai
sebuah keyboard mekanikal standar yang memang ditujukan untuk
menjalankan misi utamanya – menyediakan pengalaman gaming super nyaman
dengan optimal.
Sederhana, kata yang satu ini mungkin akan langsung meluncur dari
mulut Anda ketika melihat Thermaltake Poseidon ini untuk pertama
kalinya. Berbeda dengan sebagian produk kompetitor yang memperlihatkan
kesan yang unik lewat penempatan atau penambahan ekstra tombol di
sana-sini, Poseidon mengakar pada desain sebuah keyboard konvensional,
dan bahkan terkesan jauh lebih ringkas. Anda tidak akan berhadapan
dengan ruang tidak berguna yang mungkin akan menyita ruang kerja Anda.
Dengan desain melengkung yang rapi di setiap sudut dan bentuk yang
sangat
compact, Poseidon tetap mampu menewarkan desain solid dan elegan yang terasa kentara sejak Anda pertama kali menggunakannya.
Bentuknya yang terhitung lebih kecil dibandingkan keyboard kompetitor
yang lain tidak lantas membuat Thermaltake Poseidon tidak nyaman
digunakan. Setiap tuts tetap hadir dengan ukuran proporsional yang akan
memfasilitasi kecepatan tangan Anda untuk menari di atasnya, walaupun
membutuhkan sedikit penyesuaian di awal. Lantas bagaimana dengan sisi
kosmetik? Tenang saja, Anda tidak mungkin membawa nama besar seorang
Dewa Laut yang ikonik sekelas Poseidon tanpa mampu menawarkan identitas
yang mengalir kental di dalamnya. Untuk mewujudkan hal tersebut,
Thermaltake menyuntikkan keyboard ini dengan lampu biru yang akan
menerangi semua bagian keyboard secara merata, seolah merepresentasikan
kedalaman laut yang memang menjadi kekuasaan Poseidon sendiri.
Anda tidak akan menemukan ekstra tombol atau slot apapun di keyboard yang satu ini.
Sesuai
dengan temanya – “Poseidon” yang notabene merupakan seorang dewa laut,
keyboard ini juga menawarkan atmosfer serupa lewat pemilihan lampu LED
yang menyala lembut.
Dengan desain konvensional dan minimnya ekstra tombol yang bisa Anda
gunakan untuk mengkustomisasi fungsi yang dibutuhkan dalam gaming,
Thermaltake memang seolah memosisikan Poseidon untuk gamer yang memang
berkutat di genre yang tidak membutuhkan kombinasi gerakan yang
kompleks. Karena pada akhirnya, daya tarik utamanya selalu jatuh pada
keputusan untuk menjadikan mekanikal sebagai identitas utama.
Thermaltake Poseidon, Seberapa Nyaman?
Thermaltake Poseidon, seberapa nyaman?
Mekanikal memang menjadi salah satu varian keyboard paling nyaman
yang bisa Anda dapatkan di pasaran saat ini. Walaupun ditawarkan dengan
range harga yang lebih mahal dibandingkan dengan membran, namun
mekanikal selalu hadir dengan ekstra kualitas yang tidak tertandingi.
Feedback yang lebih baik, anti-ghosting, dan kenyamanan untuk
menggunakannya menjadi salah satu nilai jual yang juga ditawarkan oleh
Thermaltake Poseidon ini. Bentuk yang lebih kecil tidak lantas akan
membuat tangan Anda canggung ketika menggunakannya, baik untuk gaming
atuapun ketika mengerjakan sesuatu yang lebih serius. Akurasi perintah
yang mampu ia tawarkan akan cukup untuk membuat pengalaman Anda bebas
masalah, apalagi ketika Anda terlibat dalam game-game yang memang
membutuhkan eksekusi super cepat, dari satu perintah ke perintah
lainnya. Tidak perlu takut bahwa Anda harus berhadapan dengan kesalahan
minim yang mungkin akan berakibat fatal, seperti perintah yang tidak
diterjemahkan dengan baik misalnya.
Bentuknya
yang sederhana dan ringkas membuat Poseidon cukup mobile. Ukuran tuts
yang proporsional juga tidak akan membuat Anda canggung.
Sayangnya,
seperti bentuk fisiknya, Poseidon juga tidak didukung dengan perangkat
lunak sama sekali. Tidak ada kesempatan untuk memodifikasi apapun.
Sebegitu konvensional dan sederhananya desain Thermaltake Poseidon
ini, Anda bahkan tidak akan menemukan ekstra slot apapun di bagian
bodinya. Tidak ada slot USB untuk membantu Anda memasang perangkat
berbasis slot ini di keyboard, atau bahkan ekstra tombol multimedia yang
biasanya menjadi “standar” tombol ekstra. Semuanya dikorbankan untuk
menghasilkan sebuah desain keyboard yang ringkas, kecil, dan pastinya –
lebih mobile jika Anda ingin membawanya. Sayangnya, kesederhanaan ini
juga menihilkan modifikasi apapun, terutama dari sisi perangkat lunak.
Thermaltake Poseidon tidak menyediakan driver sama sekali. Ini adalah
sebuah keyboard mekanikal standar yang lugas, dimana ia memang didesain
hanya untuk menjalankan fungsi utamanya saja, sebagai pintu gerbang
input yang bisa diandalkan.
Cherry
MX Brown menawarkan feedback yang reaktif dan presisi di saat yang
sama. Kenyamanan yang tentu saja diimpikan oleh banyak gamer.
Tidak
perlu diragukan lagi, game sekelas Bioshock Infinite: Burial at Sea dan
DOTA 2 tidak menawarkan tantangan yang berarti untuk keyboard yang satu
ini.
Dengan menggunakan Cherry MX Switch Brown sebagai pondasi,
Thermaltake Poseidon menawarkan ekskusi gerakan yang presisi, nyaman,
walaupun tetap menghasilkan sedikit polusi suara. Semua hal yang Anda
butuhkan untuk bermain game tentu saja, terlepas dari absennya fungsi
makro untuk beragam modifikasi yang ada. Kami sendiri menjajalnya di
tiga buah game utama, dengan genre yang berbeda. Kami menjadikannya
sebagai tumpuan utama untuk proses review Bioshock Infinite: Burial at
Sea yang notabene tidak kompleks. Poseidon dengan mudah akan
memfasilitasi kebutuhan Anda yang sederhana ini. Ujian terberat mungkin
hadir lewat DOTA 2 yang memang menuntut Anda untuk bergerak lincah dari
satu tombol ke tombol lainnya, mengeksekusi setiap kombinasi serangan
dengan tepat. Fitur anti-ghosting memainkan peranan penting untuk
menangani hal yang satu ini. Thermaltake Poseidon memperlihatkan tajinya
sebagai sebuah keyboard gaming yang bisa diandalkan.
The Ultimate Points: The Design
Konsistensi pada tema dan kombinasi warna pada desain membuat Poseidon ini mudah dicintai.
Seperti menciptakan lautan biru Anda sendiri ketika bermain di kegelapan.
Dengan bentuk konvensional dan sederhana yang ia usung, Poseidon
mungkin tidak memperlihatkan daya tarik yang memesona di sisi fungsi,
terlepas dari penggunakan Cherry MX Brown yang sudah tidak perlu lagi
diragukan kinerjanya di sisi gaming. Walaupun demikian, ada satu fakta
yang membuat kami cukup jatuh hati dengan keyboard yang satu ini. Tidak
“wah” memang dengan beragam vinyl atau logo garang yang mungkin
diterapkan keyboard kompetitor, namun kesan elegan yang tetap bisa
mengalir kuat dari keyboard ini memang pantas untuk diacungi jempol.
Konsistensi dengan menghadirkan LED lampu berwarna biru untuk menangkap
atmosfer “Poseidon” menjadi kunci, apalagi ketika Anda menikmatinya di
ruangan yang gelap. Secara kosmetik, Thermaltake Poseidon memperlihatkan
statusnya sebagai sebuah keyboard gaming.
Kesimpulan
Secara
garis besar, Thermaltake Poseidon terhitung berhasil membuktikan
dirinya sebagai sebuah keyboard gaming yang mampu menghadirkan fungsi
utama yang bisa diandalkan. Desain yang memperkuat tema yang dipilih
menjadi nilai jual tersendiri, membuat citra Poseidon yang mudah
dikenali sebagai sebuah keyboard gaming sejak pandangan pertama.
Secara garis besar, Thermaltake Poseidon terhitung berhasil
membuktikan dirinya sebagai sebuah keyboard gaming yang mampu
menghadirkan fungsi utama yang bisa diandalkan. Desain yang memperkuat
tema yang dipilih menjadi nilai jual tersendiri, membuat citra Poseidon
yang mudah dikenali sebagai sebuah keyboard gaming sejak pandangan
pertama. Elegan dan solid, Cherry MX Brown yang dijadikan sebagai
pondasi membuat aktivitas gaming PC Anda menjadi jauh lebih nyaman,
menyenangkan, dan bebas masalah. Setidaknya Anda tidak perlu lagi takut
karakter Anda akan mati sia-sia hanya karena ketidakmampuan peripheral
untuk mengikuti ritme permianan Anda sendiri. Walaupun demikian,
kesederhanaan ini mungkin tidak akan cukup kuat untuk menarik calon
konsumen yang memang lebih memilih untuk mendapatkan kelengkapan fitur
sebuah peripheral gaming.
Thermaltake Poseidon tidak mendukung modifikasi fungsi makro. Ia
bahkan tidak memiliki dukungan driver untuk membantu Anda mengoptimalkan
pengalaman Anda sendiri. Selain sebuah keyboard ringkas dengan LED biru
yang menyala terang sebagai sarana input perintah, Thermaltake Poseidon
tidak menyediakan fitur apapun lagi. Anda bahkan tidak menemukan slot
USB atau audio jack untuk memfasilitasi kebutuhan peripheral Anda yang
lain. Memang terdengar seperti kelemahan. Namun keputusan untuk
mengusung konsep seperti ini memungkinkan Thermaltake untuk mengusung
harga yang cukup “bersahabat” untuk kelas sebuah keyboard gaming
mekanikal.
Thermaltake Poseidon dengan Cherry Brown ini sendiri ditawarkan dengan kisaran harga sekitar Rp 990.000,-.
No comments:
Post a Comment