
Prejudice memang menjadi bagian yang tidak dipisahkan dari setiap game LEGO yang diluncurkan oleh TT Games ke pasaran selama beberapa tahun terakhir ini. Bentuk yang imut, mekanik gameplay platformer yang terhitung sangat sederhana, dan tentu saja permainan warna yang cerah memang mengesankan game anak-anak yang begitu kuat. Tidak mengherankan jika banyak gamer cukup umur yang melewatkan begitu banyak seri game LEGO karena prasangka ini, terlepas dari fakta ia diciptakan untuk semua umur. Kesempatan untuk kembali menjajal franchise yang satu ini hadir lewat kehadiran seri teranyar – LEGO Marvel Super Heroes.
Anda yang sempat membaca preview kami sebelumnya tentu saja sudah mendapatkan sedikit gambaran akan apa yang ditawarkan oleh seri yang satu ini. Mengikuti sukses LEGO Batman 2 yang berhasil memuat karakter-karakter superhero Justice League dari DC Comics, TT akhirnya memenuhi impian sebagian besar pencinta komik, terutama setelah kesuksesan film The Avengers di layar lebar. Mimpi untuk mengumpulkan sebagian besar karakter hero dan villain ikonik dari produk Marvel akhirnya berhasil diwujudkan di seri yang satu ini. Ini menjadi kesempatan pertama untuk tidak hanya menikmati sepak terjang The Avengers, tetapi juga kelompok superhero Marvel lainnya seperti X-Men dan Fantastic Four.
Lantas apa yang sebenarnya ditawarkan oleh LEGO Marvel Super Heroes ini? Mengapa kami menyebutnya sebagai formula klasik yang tetap berhasil?
Plot

Setelah
menyerang SIlver Surfer dan berhasil mendapatkan kepingan Cosmic
Bricks, Dr. Doom berambisi menciptakan senjata mematikan – Doom Ray of
Doom
Sebagai kaki tangan Galactus, salah satu entitas terkuat di semesta Marvel, Silver Surfer memang seringkali mengemban tugas berbahaya yang menarik banyak pihak yang lain. Tugasnya untuk membawa Cosmic Brick ke bumi memancing keserakahan Dr. Doom untuk menyerang dan mencuri kubus penuh kekuatan tersebut. Lewat energi yang dihasilkan oleh item yang satu ini, Doom berusaha menciptakan sebuah senjata berbahaya bernama “Doom Ray of Doom” dan menguasai dunia. Sebuah ambisis yang tentu saja tidak akan mudah untuk direalisasikan sendiri, apalagi ketika rencana ini berhasil diendus oleh Nick Fury – direktur dari S.H.I.E.L.D sendiri.

Dengan ancaman besar di depan mata, Nick Fury mulai meminta bantuan semua superhero Marvel untuk mengatasi ancaman ini.

Tidak hanya The Avengers, kelompok superhero yang lain seperti X-Men dan Fantastic Four juga bergabung di perang besar ini.

Let the epic fight begins!
Berhasilkan para superhero Marvel mengemban tugas suci ini? Apa itu Cosmic Bricks dan mengapa Galactus meminta Silver Surfer mengirimnya ke bumi? Semua pertanyaan ini tentu saja bisa Anda jawab setelah memainkan game yang satu ini.
Formula Sama yang Tetap Berhasil!

Secara
garis besar, hampir tidak ada hal inovatif yang ditawarkan oleh TT
Games di LEGO Marvel Super Heroes. Anehnya, formula unik ini tetap
berhasil.
Mengapa kami menyebutnya sebagai game yang menawarkan formula yang sama? Jika Anda merupakan penikmat franchise LEGO sejak dahulu, hampir tidak ada perbedaan signifikan yang Anda temukan di seri LEGO Marvel Super Heroes ini. Misinya masih tetap sama, bergerak dari satu titik ke titik lainnya sembari menyelesaikan serangkaian puzzle yang sebagian besar bisa diselesaikan dengan ekstra observasi. Menghancurkan setiap objek yang berada di ruangan, membangun struktur kunci yang dibutuhkan, memicu, dan Anda akan menyelesaikan hampir setiap puzzle di seri yang satu ini. Sistem pertarungan juga tidak akan banyak berubah dan sama mudahnya. Tidak ada sistem game over, Anda hanya memerlukan dua buah tombol untuk menghancurkan musuh kecil hingga para boss di sini.

Inti permainan tetap sama, berjuang untuk menyelesaikan setiap puzzle dan bergerak ke area selanjutnya.

Pertarungan
tetap berjalan sederhana, dengan hanya dua tombol utama untuk
dieksekusi. Tidak ada sistem game over membuat semuanya sama mudahnya.
Dipadukan dengan konsep open-world yang ada? Fantastis. Berbeda dengan LEGO Batman 2 yang menjadikan Gotham sebagai kota optional untuk dijelajahi setelah akhir permainan, LEGO Marvel Super Heroes mengintegrasikannya ke dalam gameplay. Seperti GTA yang dibangun untuk semua umur, Anda akan diminta untuk menuju ke titik cerita di skema open world yang bebas. Keunikan karakter juga muncul ketika melewati proses eksplorasi yang satu ini. Setiap karakter hadir dengan kelebihan dan keterbatasan gerak seperti yang Anda temukan di komik. Hulk yang hanya bisa berlari cepat, Human Torch yang bisa terbang sebebas yang ia inginkan, Hawkeye yang tentu saja harus mengendaari mobil, atau mungkin Iron Man yang mampu terbang elegan. Ada keasyikan tersendiri menjelajahi kota dengan semua karakter ini, apalagi dengan beberapa side mission yang bisa Anda selesaikan, bahkan untuk membuka ekstra karakter yang bisa Anda gunakan.

Salah
satu keberhasilan TT Games yang pantas untuk diacungi jempol adalah
bagaimana mereka mampu memastikan setiap karakter hadir dengan move set,
kepribadian, dan kekurangan – kelebihan uniknya masing-masing. Amazing!

Mode open-world kini terintegrasi di dalam misi utama. Bergerak bebas dengan kecepatan jet armor Iron Man? Total fun!

Tidak
perlu repot terkoneksi ke internet untuk dapat menikmati mode
multiplayer LEGO Marvel Super Heroes ini. Mode split screen klasik yang
dinamis tetap dipertahankan.

Terlepas dari semua elemen familiar yang ia tawarkan, LEGO Marvel Super Heroes tetap menyenangkan.
Representasi Dunia Marvel yang Luar Biasa

Setiap
game LEGO yang dirilis selalu memicu rasa penasaran kami, “Mengapa
tidak ada developer yang mampu menawarkan kualitas sama namun dengan
desain yang lebih serius?”. Mengapa? Karena TT Games selalu berhasil
menawarkan dunia franchise yang ia pilih dengan sangat baik.
Bagaimana tidak? TT Games menghadirkan lebih dari 100 karakter superhero dan villain Marvel yang bisa Anda gunakan ketika mengeksplorasi dan menyelesaikan setiap puzzle di LEGO Marvel Super Heroes ini. Setiap karakter ini tidak hanya berbeda di sisi desain, tetapi juga daya tarik move set, kelebihan dan kekurangan uniknya masing-masing. Mereka bahkan menyuntikkan sang kreator – Stan Lee ke dalamnya sebagai salah satu cameo yang diperhitungkan. Tidak hanya ratusan karakter, TT Games juga berhasil membangun dunia yang merepresentasikan dunia Marvel itu sendiri. Ada begitu banyak landmark yang membuat Anda terperangkap dalam atmosfer yang ada. Stark Tower yang berdiri megah di tengah kota? Atau Asgard milik Thor yang memesona? Semuanya dibangun dengan apik.

Selamat datang di Asgard!

Tidak
hanya desain karakter dan dunia, TT Games juga berhasil membangun
banyak momen epik di seri kali ini. Salah satunya? Pertempuran para
kostum Mark Iron Man melawan sang armor terkuat – Hulk Buster.

Atau ketika Anda bertarung dengan Dr. Octopus di tengah kota.
Kesimpulan

LEGO
Marvel Super Heroes berhasil membuktikan diri sebagai sebuah seri game
yang tidak boleh terlewatkan. Bentuk yang imut tidak lantas
memosisikannya sebagai sebuah game anak-anak yang pantas untuk
diremehkan. Bertolak belakang, ia mungkin akan menjadi pemuas dahaga
untuk para pencinta komik dan film Marvel yang selama ini memang
memimpikan sebuah game Marvel yang pantas untuk dinikmati dan dicintai.
Luar biasa!
Walaupun demikian, ada beberapa catatan yang pantas untuk ditarik dari game yang satu ini. Untuk para gamer yang cepat bosan, gameplay yang ditawarkan mungkin akan terasa sangat repetitif, apalagi jika Anda terus berhadapan dengan gaya penyelesaian puzzle yang sama dan terus berulang. Hasilnya? Seiring dengan waktu progress Anda, gameplay yang sudah mudah pada awalnya justru semakin mudah untuk diselesaikan dan ditebak, menihilkan sama sekali potensi tantangan ketika Anda sudah beberapa jam memasuki permainan. Ada kekecewaan tersendiri di sisi musik, yang walaupun berhasil terbangun optimal, terasa kurang dimanfaatkan. Mimpi untuk mendengar intro berat Black Sabbath – Iron Man ketika mengeksplorasi kota dengan armor kuning merah ini tidak terpenuhi. Sayang sekali.
Walaupun demikian, terlepas dari semua keluhan di atas, untuk kesekian kalinya, LEGO berhasil membuktikan diri sebagai sebuah seri game yang tidak boleh terlewatkan. Bentuk yang imut tidak lantas memosisikannya sebagai sebuah game anak-anak yang pantas untuk diremehkan. Bertolak belakang, ia mungkin akan menjadi pemuas dahaga untuk para pencinta komik dan film Marvel yang selama ini memang memimpikan sebuah game Marvel yang pantas untuk dinikmati dan dicintai. Luar biasa!
Kelebihan

Detail visual yang lebih memanjakan mata.
- Visualisasi yang lebih baik
- Ratusan karakter Marvel yang bisa digunakan
- Open-world yang terintegrasi dalam gameplay
- Mode multiplayer split-screen
- Game platformer klasik yang tetap dipertahankan
- Desain dunia yang memesona
- Humor khas yang tetap menggelitik tawa
Kekurangan

Pilihan
untuk menggunakan voice acts dan bukannya sound effect khas LEGO masa
lalu justru harus dibayar dengan akting yang terkadang, terasa sangat
hambar.
- Voice acts yang kurang hidup
- Plot klise
- Gameplay yang tidak menantang
- Potensi repetitif untuk gamer yang mudah bosan
- Musik yang seharusnya masih bisa dioptimalkan
Tidak cocok untuk gamer: hardcore yang butuh ekstra tantangan, pembenci game dengan desain imut
No comments:
Post a Comment